Selasa, 2 Juni 2026

KISRUH PERSIPURA

Desakan Pencopotan Bento Menguat, Kini Ada 3.409 Tanda Tangan Petisi

Saya kalau jadi Manajemen malu, sudah ada 3.409 orang yang mencintai Persipura yang tidak percaya lagi kepada Manajemen

Tayang:
Penulis: Arni Hisage | Editor: M Choiruman
TRIBUN-PAPUA.COM
Cuplikan Petisi pada website Change.org, Persipura Mania Menuntut Copotnya Bento Manubun Serta Rombak Manajemen, Saat Ini Sudah 3.409 Tanda Tangan 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tio Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Petisi Pencopotan Bento Manubun dari kursi manajer Persipura Jayapura telah mencapai 3.409 tanda tangan pada website Change.org hingga pukul 8.07 WIT Minggu (11/72021).

Menurut pengagas petisi Capo Angky, manajemen pasti malu atas hasil gerakan massa tersebut yang sudah tidak percaya atas kepemimpinan Bento Manubun serta permintaan perombakan manajemen.

Hal ini disampaikan Capo Angky saat dihubungi Tribun-Papua.com pada Minggu (11/7/2021) Pagi melalui sambungan telepon seluler pribadinya.

Boaz Solossa Didepak Persipura, Komentar Bambang Pamungkas: Semua Bintang Pasti Ada Kontroversinya

"Saya kalau jadi Manajemen, pastinya malu, karena sudah ada 3.409 orang yang mencintai Persipura yang sudah tidak percaya lagi kepada Manajemen Persipura," ujar pria yang berjuluk Kepala Suku Tribun Utara.

Pria yang bernama asli Frangky Abuuryaan Griapon mengatakan rasa malu tersebut harusnya dimiliki Bento Madubun selaku Manager dan Sekertaris Umum
Rocky Bebena.

Menurutnya, masyarakat ramai menandatangani petisi tersebut sebagai bentuk protes atas dikeluarkannya Boaz Solossa serta Yustinus Pae dari Persipura dengan cara yg tidak wajar.

"Kami sebagai barisan suporter Persipura serta masyarakat Papua meminta kepada Bento dan Rocky agar bisa mengundurkan diri secara baik-baik," jelas Ketua suporter Persipura, Blackpearl Curva Nord (BCN) 1963.

Boaz Solossa: Terimakasih Persipura, Saya Mohon Maaf !

Boaz Solossa: Cinta Saya Tetap untuk Persipura

Capo Angky melanjutkan ketika ketidakpercayaan ini akan terus meningkat tentunya akan mengganggu Kesiapan tim juga kedepannya.

"Jadi kami mohon dengan hormat agar mereka berdua bisa undur dan dapat memberikan kesempatan kepada orang lain untuk membangun skuad Mutiara Hitam menjadi tim yang lebih profesional," kata Pria yang berdomisili di Distrik Abepura.

Menurut mantan Kordinator Suporter Persipura di pulau Jawa dan Bali pada tahun 2009 - 2016, dampak yang akan di timbulkan dari ini semua bisa saja dukungan kepada Persipura akan menurun.

"Apalagi Persipura sudah ditinggalkan dua sosok Ikonnya, masyarakat merasakan ada sesuatu yang hilang, dan yang paling bertanggung jawab disini adalah manajer serta Sekertaris umum Persipura," tutup Capo Angky.

Masih Bingung dengan Kondisi Persipura, Jacksen: Tak Ada Pemain yang Bisa Gantikan Boaz Solossa

Sebelumnya, manajemen Persipura Jayapura memutuskan untuk melepas Boaz Solossa dan Yustinus Pae.

Kedua pemain itu dilepas dengan alasan tindakan indisipliner saat bersama Persipura Jayapura.

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan bahwa Boaz Solossa dan Yustinus Pae melakukan tindakan indisipliner saat Mutiara Hitam melakukan pemusatan latihan di Jakarta beberapa waktu lalu.

Zulkifli Syukur: Sayang Sekali Boaz Solossa Dilepas Tanpa Ada Penghormatan

Kedua pemain itu pun akhirnya dipulangkan dan tidak lagi mengikuti sesi latihan bersama tim asuhan Jacksen F Tiago tersebut.

Boaz Solossa dan Yustinus Pae sudah tidak terlihat ketika Persipura Jayapura kembali menggelar sesi latihan di Batu, Malang, Jawa Timur, selepas dari Jakarta.

Benhur Tomi Mano pun akhirnya mengungkapkan status kedua pemain senior tersebut.

"Oleh karena itu kami putuskan untuk perlu menjelaskan dasar dan alasan dari kebijakan yang kami ambil," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved