ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

PON XX Papua

Kementerian PUPR Umumkan Pembangunan 8 Lokasi PON XX Papua Sudah Rampung

Diana mengatakan bahwa pembangunan sarana dan prasarana yang dipercayakan kepada PUPR dilakukan secara cermat.

Editor: Claudia Noventa
Dok. Kementerian PUPR
Stadion yang akan digunakan sebagai venue PON XX Papua. 

Diana kembali melanjutkan untuk pembangunan total delapan lokasi olahraga PON XX Papua 2021, pemerintah pusat telah menggelontorkan biaya APBN hingga sekitar Rp 950 miliar.

Rinciannya, Arena Akuatik yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) menelan biaya Rp 401 miliar.

Bangunan ini dilengkapi fasilitas pool sesuai standar FINA.

Biaya pembangunan Istora Papua Bangkit oleh PT PP (Persero) pada lahan seluas 33.016 meter persegi di kawasan Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura mencapai Rp 278,5 miliar.

Di kompleks ini, ada juga Stadion Utama Lukas Enembe berikut fasilitas berstandar internasional berikut sarana pendukung lapangan latihan atau pemanasan dan area parkir.

PT Nindya Karya yang membangun arena kriket luar dan dalam stadion pada lahan seluas 133.509 meter persegi menyedot biaya hingga Rp 288,3 miliar.

Baca juga: DPP KNPI Minta PON XX Papua Ditunda: Berpotensi Menjadi Cluster Covid-19 Baru

Diana melanjutkan, PUPR juga sudah tuntas membangun arena sepatu roda di atas lahan seluas 26.520 meter persegi dengan luas bangunan 6.067 meter persegi di daerah Bumi Perkemahan Waena, Kota Jayapura.

Di arena itu, selesai dibangun juga tribun berkapasitas 650 orang, sistem penerangan untuk lintasan 1.501 lampu, dan penerangan zona aman (safe zone) 449 lampu, sistem tata suara, dan papan skor.

PUPR lanjut Diana sudah selesai membangun sarana olahraga dayung dekat Jembatan Merah Youtefa yang membentang di Teluk Youtefa.

Pada lokasi olahraga yang merupakan wilayah reklamasi, ada gudang perahu, gangway, dan menara finish.

Sementara, di area perairan ada menara start, menara pantau, penanda jarak, pancang penahan, dan kawasan rintangan lomba kano.

Di arena dayung, Nindya Karya membangun lintasan sepanjang 2.200 meter dengan lebar 81 meter untuk 9 lintasan.

Biaya pembangunan arena dayung sebesar Rp 16.9 miliar.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, KNPI Minta PON XX Papua Ditunda: Situasi Masih Membahayakan

Berikutnya adalah arena panahan di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, ujar Diana.

Lokasi panahan dilengkapi lapangan pertandingan seluas 10.100 meter persegi, lapangan latihan seluas 8.207 meter persegi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved