Breaking News:

KKB Papua

Perburuan KKB Maybrat, Warga Kampung Kisor Mengungsi ke Hutan

Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) meminta aparat gabungan TTNI-Polisi untuk tidak melibatkan masyarakat sipil menjadi korban.

ISTIMEWA
KUNJUNGAN - Suasana saat kunjungan Gubernur, Pangdam XVIII/Kasuari, dan Kapolda Papua Barat, di Posramil Kisor, Maybrat. 

"Kami minta agar jangan sampai anak-anak dan perempuan, terlantar karena persoalan ini," ujarnya.

Ayello berharap penyelesaian kasus penyerangan Posramil Kisor diselesaikan dengan cara mengumpulkan para tokoh di Maybrat dan Papua Barat.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron, mengaku masyarakat yang mengungsi karena takut dengan teroris.

Baca juga: Komnas HAM Serukan Penanganan KKB Papua Barat Secara Paralel dan Humanis

"Pihaknya meminta agar masyarakat kembali ke kampung, dan tidak usah khawatir," imbaunya.

"Kalau untuk oknum tetap dikejar, karena dia telah meresahkan masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Maybrat, Bernard Sigrim mengatakan peristiwa di Posramil Kisor pada Kamis (2/9/2021), merupakan pembantaian paling sadis sepanjang sejarah masyarakat Ayamaru, Aitinyo dan Aifat.

"Siapapun orang yang beragama, bahkan binatang sekalipun tidak pernah melakukan tindakan sesadis ini," katanya.

Peristiwa naas itu terjadi Kamis 2 Agustus 2021 pukul 03.00 WIT.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menduga pelaku penyerangan berjumlah 50 orang. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved