Update Kasus Kakak Beradik Diduga Korban Pesugihan Keluarga, Polisi Temukan Barang Ini di TKP

Kasus dugaan kakak beradik jadi korban pesugihan oleh keluarganya di Lembang Panai, Kelurahan Gantarang terus didalami oleh kepolisian.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Suasana Rumah bocah berinisial AP (6) korban kekerasan oleh orangtua, kakek dan pamannya dipasangi garis polisi di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (20/9/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kasus dugaan kakak beradik jadi korban pesugihan oleh keluarganya di Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terus didalami oleh kepolisian.

Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Gowa telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah bocah berinisial AP (6) salah satu korban kekerasan tersebut.

Diketahui AP diduga menjadi korban pesugihan yang dilakukan oleh kedua orangtuanya, kakek dan pamannya.

Baca juga: Satgas Nemangkawi 30 Jam Berjalan ke Kiwirok, Langsung Baku Tembak dengan KKB Lamek Taplo

Baca juga: Viral Video Wali Kota Malang dan Jajarannya Masuk Pantai yang Ditutup, Sempat Dihalau Aparat

Ibu tega hendak mencongkel mata kanan anaknya sendiri.

Bahkan kematian DS (22) kakak dari AP juga banyak kejanggalan.

Ia meninggal sehari sebelum AP dianiaya oleh kedua orangtuanya atau tepatnya pada tanggal (31/8/2021) lalu.

DS diduga meninggal dunia setelah dicekoki air garam 2 liter oleh orangtuanya.

Bahkan pada jasad almarhum diduga mengalami luka pada badan dan wajahnya lebam.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman saat ditemui, Senin (20/9/2021), mengaku pihaknya telah melakukan olah TKP di rumah korban.

"Olah TKP sudah kita lakukan dari Polres dan Polsek Gowa. Jadi kita hanya tinggal hasil autopsi DS," katanya.

Ajun Komisaris Polisi mengaku belum bisa menyimpulkan hasil autopsi almarhum DS.

Begitu pula dengan apakah ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh DS atau tidak.

Baca juga: Dalami Dugaan Pelanggaran Maskapai atas Kasus Kecelakaan Rimbun Air, Kapolres Intan Jaya Cari Bukti

Baca juga: Dukung PON, TNI-Polri dan Pemerintah Serta Relawan Gunakan Ambulans Layani Vaksinasi

AKP Boby Rachman menyebut pada saat olah TKP pihaknya mengamankan barang bukti berupa garam di rumah korban.

Dari pantaun TribunGowa.com, di rumah korban, tampak telah terpasang garis polisi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved