Breaking News:

Gugat Haris Azhar Rp 100 M, Luhut akan Sumbangkan Seluruhnya ke Papua jika Dikabulkan

Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti resmi dilaporkan ke polisi oleh Menteri Luhut Binsar Pandjaitan.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Aktivis HAM yang juga Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti resmi dilaporkan ke polisi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Tak hanya melaporkan, keduanya juga digugat oleh Binsar dengan nilai yang fantastis yakni Rp 110 miliar.

Diketahui sebelumnya, Luhut  melaporkan Azhar dan Fatia Maulidiyanti atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Baca juga: Dituding Bermain Tambang di Papua, Luhut Gugar Haris Azhar dan Fatia Sebesar Rp 100 Miliar

Baca juga: Kapolda Papua Minta Tenaga Medis Pegubin Tetap Lakukan Layanan Kesehatan

"Pak Luhut juga melayangkan gugatan perdata, beliau sampaikan kepada saya kita akan tuntut Haris Azhar dan Fatia yang telah mencemarkan nama baiknya yaitu Rp 100 miliar," kata pengacara Luhut, Juniver Girsang, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Menurut Juniver Girsang, apabila gugatan perdata Luhut dikabulkan oleh pengadilan, kliennya akan menyumbangkan uang tersebut kepada masyarakat Papua.

Hal itu sekaligus bentuk penegasan Luhut bahwa semua tudingan yang menyebutkan ia memiliki blok tambang di Intan Jaya adalah fitnah.

"Pak Luhut menggugat perdata Rp100 miliar ini kalau dikabulkan oleh hakim akan disumbangkan kepada masyarakat Papua. Itu bentuk penegasan beliau dan ingin membuktikan apa yang dituduhkan itu tidak benar dan merupakan fitnah pencemaran baik," terang Juniver.

Dalam pelaporan ini, Luhut turut hadir di Polda Metro Jaya untuk membuat laporan kepada Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

Luhut mengaku langkah ia diambil setelah keduanya tidak pernah menggubris somasi dari pihaknya agar segera meminta maaf dan mencabut pernyataannya yang telah viral di media sosial.

Baca juga: Ancam Laporkan Pengguna Narkoba, Pria di Jogja Berakhir Dijebloskan ke Penjara

Baca juga: Berupaya Brantas KKB di Kiwirok, Polda Papua Minta Bantuan Pasukan dari Mabes Brimob

Luhut menjelaskan bahwa laporan hari ini  untuk membuktikan apa yang disampaikan terlapor tidak benar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved