Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Juga Terungkap, Kompolnas Ungkap Kendalanya

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2021, masih belum juga terungkap hingga saat ini.

KOMPAS.COM/FARIDA
Rumah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, korban pembunuhan di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2021, masih belum juga terungkap hingga saat ini.

Polisi belum juga menetapkan tersangka pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) meski kasus ini telah memasuki bulan kesembilan.

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen Pol Benny Mamoto menjelaskan, pihaknya terus mengawasi serta mengawal kasus tersebut.

Beberapa hari yang lalu Kompolnas melakukan pengecekan. Namun, kasus tersebut belum ada kemajuan yang signifikan.

Secara pendekatan saintifik, Benny menjelaskan proses penyelidikan sudah dilakukan secara optimal.

Baca juga: Pembunuhan Subang Masih Jadi Misteri dalam 134 Hari: 69 Saksi Diperiksa hingga Sketsa Wajah Pelaku

Kompolnas juga sudah berdiskusi dengan pihak-pihak terkait yang menangani kasus rajapati tersebut.

Benny mengatakan, sudah ditemukan DNA di lokasi kejadian. Namun, belum diketahui pemilik DNA itu. Bisa saja milik pelaku ataupun orang lain.

Meski telah mendapatkan DNA di tempat kejadian perkara, yang menjadi kendala adalah tidak adanya DNA pembanding.

"Sudah ditemukan DNA di TKP. Namun, kendalanya tidak ada pembanding," ujar Benny saat diwawncarai Aiman Kompas TV.

Adapun DNA yang ditemukan bukan di hari pada saat kejadian.

Benny menjelaskan data DNA pembanding tersebut memang sulit didapatkan.

Baca juga: Alasan Polisi Kembali Otopsi Jenazah Ibu dan Anak di Subang yang Sudah Dikubur, Ada Penemuan Baru

Jika data base DNA atau DNA pembanding sudah ada, maka dengan mudah kepolisian dapat mengidentifikasi siapa saja yang ada di TKP.

Selanjutnya prosedur data saintifik DNA itu dapat dikaitkan dengan alibi, hubungannya dengan korban, hingga dapat mengerucut kepada terduga pelaku.

Kendala Kamera CCTV

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved