Pemekaran Papua

Petisi Rakyat Papua Beri Waktu 1 Bulan Untuk DPRP dan MRP Tolak DOB: Kami Akan Demo Lagi

Pemerintah pusat segera menerima aspirasi tolak DOB dan Otsus Jilid II. Jika tidak maka kami PRP akan fasilitasi rakyat Papua kembali turun jalan

Tribun-Papua
ANCAM DEMO - Inilah suasana unjuk rasa menolak Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Otonomi Khusus (Otsus) di Perumnas 3 Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Jumat (3/6/2022). PRP memberi waktu 1 bulan untuk DPRP dan MRP menyampaikan penolakan tersebut ke pemerintah pusat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Petisi Rakyat Papua (PRP) terus mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) dan Majelis Rakyat Papua (MRP) segera menyikapi aspirasi masyarakat yang menolak rencana pemerintah melakukan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua dan cabut Otonomi Khusus (Otsus) jilid II.

Ini Alasan Pengamat Politik Uncen Tolak DOB, Diego: Bisa Menjadi Bara Api dan Bom Waktu bagi Papua

Juru bicara PRP, Jefry Wenda mengatakan, DPRP harus segera menggelar rapat untuk menyikapi seruan penolakan ini.

Kemudian, MRP juga segera melaksanakan rapat dengar pendapat untuk mendengar aspirasi orang Papua yang secara tegas menolak DOB dan Otsus.

"DPRP dan MRP harus bersama-sama menuntut menolak DOB dan pencabutan Otsus jilid II," kata Jefry Wenda kepada Tribun-Papua.com, Rabu (8/6/2022) di Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Masih Ingat Lukas Enembe? Dulu Kampanye Pemekaran Wilayah Papua, Kini Justru Menolak: Ada Apa

Lebih lanjut Jefry mengatakan, Petisi Rakyat Papua (PRP) meminta dengan tegas agar seluruh aspirasi rakyat Papua diteruskan ke pemerintah pusat.

Masih menurut Jefry, pihaknya memberikan waktu sebulan agar aspirasi tersebut disampaikan ke pemerintah pusat. Jika tidak, maka PRP bersama seluruh elemen masyarakat akan kembali turun ke jalan untuk melakukan demonstrasi dengan jumlah yang lebih banyak.

Aksi Nasional Petisi Rakyat Papua Tolak DOB dan Otsus, Respon terhadap Sikap Lukas Enembe?

"Pemerintah pusat segera menerima aspirasi tolak DOB dan Otsus Jilid II. Jika tidak maka kami PRP akan fasilitasi rakyat Papua kembali turun jalan dengan agenda yang sama,"tambah dia.

Ia menambahkan,Rakyat Papua akan turun menyuarakan aspirasi kalau tuntutan tersebut belum di Proses. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved