Info YPMAK

RSMM, YPMAK, YCTP Studi Banding ke RS Sukses Pengelola BPJS Kesehatan

pengalaman dan strategi yang diterapkan di RS An-nisa bisa menjadi acuan RSMM Timika melayani pasien BPJS

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
STUDI BANDING - Tampak suasana kunjungan sekaligus studi banding jajaran manajemen RSMM, YPMAK, YCTP Rumah Sakit yang sukses mengelola BPJS Kesehatan. Antra lain, RSU An-Nisa, RS Sint Carolus, dan Rumah Sakit Santo Yusup. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), serius mengupayakan kemandirian rumah sakit miliknya, RSMM (Rumah Sakit Mitra Masyarakat) yang dikelola oleh Yayasan Charitas Timika Papua (YCTP).

Perjalanan 6 hari yang dimulai 11 hingga16 Juli 2022 itu, mengunjungi rumah-rumah sakit yang telah berpengalaman dan berhasil mengelola layanan pasien Badan Penyelenggaran jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Yakni ke Rumah Sakit Umum An-nisa, Jalan Gatot Subroto, Cibodas, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/07/2022) lalu.

YPMAK Bersama BRI Cabang Timika Gelar Pelatihan Calon Debitur Program Kredit

Kedatangan Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro bersama Deputy Bidang Kesehatan, Kristianus Ukago, Kepala Divisi Program Kesehatan, Hengky Womsiwor, Kepala Divisi Monev Kesehatan Riana Wadibar, Konsultan Bidang Kesehatan, dr. Boyd Harold Manueke Sekretaris Eksekutif YCTP Sr Leonie Haryati Bachtiar OSU.

Selain itu, juga turut dalam rombongan Ketua Manajemen Pelayanan RSMM, dr Maria Novrita, Kabag Keuangan, Melky Onibala, Kabid Keperawatan, Thomas Assandy, beserta jajaran staf itu disambut oleh Manager Medis RS An-nisa, dr Yuli Riviyanti, Manager Keuangan dan IT, Sodiqun Kholiq, PJ. Coder, dr. Muhammad Marjan beserta staf.

Diskusi dimulai dengan saling perkenalan, dan dilanjutkan dengan tanya jawab seputaran pengalaman, tantangan serta strategi pengelolaan pelayanan pasien BPJS.

Direktur YPMAK, Vebian Magal Bantah Rumor Tak Transparan soal Pergantian Penerima Beasiswa

Manager Medis, dr Yuli Riviyanti mengatakan RS An-Nisa merupakan rumah sakit dengan tingkat proporsi pengguna layanan pasien BPJS hingga 99 persen dari total pasien dilayani.

Komitmen totalitas ini membuat rumah sakit yang awalnya berdiri di tahun 1991 sebagai rumah sakit bersalin itu, berhasil mendapat penghargaan sebagai RS Tipe C dengan Pelayanan BPJS Terbaik.

The Most Commited Hospital Award of BPJS-JKN Program In Indonesia, dan penghargaan rumah sakit tipe C dengan kunjungan pasien tertinggi se-Indonesia. 

Atas prestasi itu, RS An-nisa ini telah menjadi tujuan studi banding oleh lebih dari 400 RS pemerintah maupun swasta se-Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved