Pemekaran Papua

Wamendagri, Jhon Wempi Wetipo Ajak Masyarakat Dukung Pemekaran Papua Tengah saat Kunjungi Nabire

Saya ajak yang menolak dan pesimis, mari bergabung dan bersatu sudah waktunya kita bersatu untuk membangun kesejahteraan orang Papua

Penulis: Stella Lauw | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
BERTEMU WARGA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Jhon Wempi Wetipo bersama Bupati dan Forkopimda beserta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat se-wilayah Papua Tengah di Guest House, di Kabupaten Nabire. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Stella Lauw

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo mengajak semua lapisan masyarakat untuk mendukung pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Papua Tengah.

Hal itu disampaikan Putra Asli Papua usai atap muka dengan Bupati dan Forkopimda beserta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat se-wilayah Papua Tengah di Guest House, di Kabupaten Nabire, Selasa (26/7/2022).

Masyarakat Adat Wate Hibahkan Lahan 75 hektare Untuk Kantor Gubernur Papua Tengah

Hadir dalam pertemuan tersebut, Anggota DPR RI Komarudin Watubun, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa'ad bersama kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Usai dialog bersama warga, John Wempi Wetipo bersama rombongan meninjau lokasi pembangunan kantor gubernur seluas 75 hektare milik Suki Wate yang terletak di Karadiri II, Distrik Wanggar.

"Saya mau ajak yang menolak dan pesimis, mari bergabung dan bersatu sudah waktunya kita bersatu untuk membangun kesejahteraan orang Papua," katanya.

Mengenal Nabire yang Jadi Ibu Kota DOB Papua Tengah, Asal-usul Nama hingga Aspek Geografinya

John Wempi Wetipo menambahkan pemekaran ini bertujuan untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya yang ada di Papua.

Selain itu, semua pihak bertugas meyakinkan pemerintah bahwa negara memberikan kesempatan bagi rakyat Papua untuk membangun rakyatnya sendiri.

"Tiga DOB akan menjadi pilot project dalam pembangunan, sehingga Ini merupakan keistimewaan bagi orang Papua." tutupnya.

Alasan Pemuda Puncak Jaya Menolak Gabung ke Provinsi Papua Tengah, Yoti Gire: Kami Dekat ke Wamena 
Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan surat pernyataan pinjam pakai dan hibah dana, ASN oleh para bupati Mepagoo kepada pemerintah pusat, serta penyerahan tanah hak wilayah adat, penyerahan aset rumah Penjabat Gubernur Papua Tengah, rumah jabatan dan sekda Papua serta kantor pendukung.

Provinsi Papua Tengah meliputi 8 kabupaten yakni Nabire, Paniai, Mimika, Puncak Jaya, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya dan Deiyai. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved