Kongres Masyarakat Adat

Mirip IKN, Lapangan Theys Bakal Jadi Lokasi Peletakan Batu dan Tanah oleh Tamu KMAN 

Peletakan batu dan tanah dari tamu KMAN VI hampir mirip dengan apa yang dilakukan saat pencanangan Ibu Kota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Ketua Panitia Lokal KMAN VI, Timothius Demetouw mengatakan lapangan Theys Hiyo Eluay, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua bakal menjadi lokasi peletakan batu dan tanah dari tamu Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) pada 24 Oktober 2022 mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Lapangan Theys Hiyo Eluay di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua bakal menjadi lokasi peletakan batu dan tanah dari tamu Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) pada 24 Oktober 2022 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Lokal KMAN VI, Timothius Demetouw kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (8/9/2022).

"Sesuai hasil koordinasi kita dengan pemilik hak ulayat, maka lokasi peletakan batu dan tanah oleh seluruh peserta kongres dari berbagai nusantara di lapangan Theys," kata Timothius.

Baca juga: Sukseskan KMAN, Pemkab Jayapura Sediakan 15 Unit Komputer, Kadis Kominfo: Untuk Media Center

Kata Timothius, soal kesiapan lokasinya sudah cukup matang, dan saat ini pihaknya bersama pemilik hak ulayat sedang bangun komunikasi selanjutnya dengan masyarakat adat lainnya terkait persetujuan tempat tersebut.

Sebelumnya, Timothius mengatakan, peserta kongres bakal membawa batu dan tanah dari masing-masing daerah, seperti halnya saat pencanangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.

 

 

Makna batu dan tanah yang dibawa para peserta Kongres Masyarakat Adat itu melambangkan mempererat ikatan budaya seluruh di Indonesia.

Artinya menurut Timotius, tanah dan batu yang dibawa oleh tamu nantinya sudah menjadi budaya atau kewajiban bagi peserta kongres.  

Baca juga: Ditargetkan 1500 Peserta KMAN Bakal Inap di Sejumlah Kampung di Kabupaten Jayapura

Sekadar diketahui, Kongres Masyarakat Adat Nusantara bakal digelar pada 24-30 Oktober 2022 mendatang.  

Dalam pergelaran ini, bakal menghadirkan berbagai komunitas adat yang ada di Indonesia.  

Selain itu, pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat juga bakal digelar sekaligus dengan berbagai kegiatan seperti Festival Danau Sentani, dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 Kebangkitan Masyarakat Adat. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved