Irjen Ferdy Sambo Bunuh Ajudan

Richard Eliezer Hadapi Ferdy Sambo di Persidangan, Siap Beri Kesaksian dan Berharap Bebas

Bharada Richard Eliezer berharap dibebaskan dari segala dakwaan jaksa penuntut umum.ia akan bersaksi dan memberi keterangan sebenarnya.

Tribun-Papua.com/Tribun Network
TERSANGA - Ferdy Sambo dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E saat rekonstruksi kasus Brigadir J, Selasa (30/8/2022). Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy, mengakui kliennya Bharada E akan mendapatkan pertanyaan yang menyudutkan dalam persidangan nanti 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kejutan untuk Ferdy Sambo di persidangan telah disiapkan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Bharada Richard Eliezer berharap dibebaskan dari segala dakwaan jaksa penuntut umum.

Kondisi Bharada Richard Eliezer kini berangsung membaik atau cenderung stabil.

Sementara,  persidangan perdana kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat diperkirakan akan digelar dalam waktu dekat.

Penyidik dari Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas dan para tersangka pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Bharada E, Ferdy Sambo, Bripka RR atau Ricky Rizal dan Putri Candrawathi ke Kejaksaan Agung, Rabu (5/10/2022).

Tim jaksa penuntut umum yang ditunjuk oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung, tengah menyiapkan seluruh surat dakwaan terhadap kelima tersangka tersebut.

Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy, mengakui kliennya Bharada E akan mendapatkan pertanyaan yang menyudutkan dalam persidangan nanti.

Baca juga: Demi Cintanya ke Putri Candrawathi, Ferdy Sambo Menyesal Bunuh Brigadir J: Saya Emosional Saat Itu

Namun, sambung Ronny, Bharada E sudah siap mental, termasuk saat bertemu Ferdy Sambo.

"Selama ini sudah ada pendampingan dari LPSK. Kita lihat Bharada E ini cukup stabil dan siap menghadapi persidangan," ujar Ronny seperti dilansir dari Kompas TV pada Selasa (4/10/2022).

Ia memastikan Bharada E akan konsisten memberika keterangan di depan majelis hakim dan jaksa penuntut umum.

Ronny dan tim kuasa hukum targetnya membebaskan Bharada E dari sangkaan pembunuhan.

“Klien kami ini hanya berdasarkan perintah melaksanakan penembakan dan tidak dapat ditolak oleh klien kami. Jadi kita buktikan di pengadilan Bharada E menembak di bawah perintah,” katanya.

Saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, tim kuasa hukum Bharada E sedang mempersiapkan beberapa strategi mengejutkan untuk persidangan.

Bharada E sudah siap bertatap muka dengan Ferdy Sambo, mantan atasanya, di persidangan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved