ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Kongres Masyarakat Adat

Profil Eustobio Rero Renggi, Pria Asal Ende NTT Jadi Salah Satu Calon Sekjen AMAN yang Diunggulkan

Eustobio telah bergabung terlibat aktif dalam Lingkar Studi Mahasiswa Reformasi Jogja. Kemudian pada tahun 2003 hingga 2004

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
SOSOK - Calon Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang diunggulkan sebagai Sekjen AMAN periode 2022 hingga 2027 bernama Eustobio Rero Renggi asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ditemui Tribun-Papua.com di Stadion Barnabas Youwe (SBY), Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (29/10/2022).  

Diawali 2002​​, Eustobio telah bergabung terlibat aktif dalam Lingkar Studi Mahasiswa Reformasi Jogja. Kemudian pada tahun 2003 hingga 2004​, ia terpilih menjadi Sekretaris II BEM Poltek Kupang.

Baca juga: SITA PERHATIAN! Kulit Kayu Tak Hanya Jadi Noken, Anna Mote Pamer Kreasi Lain di KMAN VI

Selanjutnya pada 2003 sampai 2005 ​juga berkecimpung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Ekskot Kupang.

Lalu tahun 2004​​, Eustobio berperan aktif dalam Organizer Serikat Rakyat Miskin Kota (SRMK) Kota Kupang. Ia juga tercatat aktif dalam Badko LMND Wilayah Flores-Lembata dengan masa bakti 2005 sampai 2007 silam. 

Pada periode 2008 hingga 2010, Eustobio menjadi Koordinator Komite Tani Ende, sekaligus 2009​​ resmi menyandang status sebagai Ketua PAPERNAS Kabupaten Ende. 

Lelaki murah senyum itu selama 5 tahun pernah menjabat sebagai Ketua PRD Kabupaten Ende, terhitung mulai tahun 2007 sampai 2012. 

Baca juga: PROFIL Mina Susana Setra, Calon Sekjen AMAN Periode 2022-2027: Aktif Membela Masyarakat Adat

Tahun 2011 sampai 2012​, pernah menjadi Sekretaris Wilayah AMAN Nusa Bunga dan selanjutnya 2012 hingga 2013​ pernah menjabat Sekretaris Koalisi Rakyat Advokasi Tambang (KRAN) Flores-Lembata.

Tak berhenti di situ, Eustobio pernah menempati posisi selaku Kepala Divisi Organisasi Pengurus Besar AMAN dengan jenjang waktu 2012 sampai 2014. Lalu pada 2014 sampai 2017​ menjabat Direktur OKK Pengurus Besar AMAN.

Kemudian 2015 hingga sekarang​, Eustobio masih aktif sebagai Participant The Global Catholic Climate Movement (GCCM) Jakarta.

Terakhir tahun 2017 sampai saat ini, masih sibuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat dalam posisinya sebagai Deputi Sekjen AMAN Urusan Organisasi. 

Baca juga: Suku Dayak Desak Pemerintah Pusat Jawab Perjuangan AMAN, Kinarang Boy: Sahkan UU Masyarakat Adat

Dalam kesempatan wawancara khusus kepada Tribun-Papua.com Sabtu (29/10/2022), Eustobio mengungkapkan motivasinya maju menjadi calon Sekjen AMAN periode 2022 hingga 2027 dalam KMAN VI di Jayapura.

"Soal motivasi ini kan sebetulnya proses pencalonan ataupun pengusungan, bukan hanya saya tetapi semua calon berasal dari mandat-mandat yang diberikan komunitas masing-masing," katanya. 

Eustobio menekankan, mandat yang diterima harus dilaksanakan, sebab prinsip dasar dalam organisasi AMAN ialah tunduk terhadap keputusan dan mandat yang diamanatkan. 

"Itu yang kemudian melatarbelakangi untuk maju, termasuk saya, sebab ada kepercayaan yang diberikan maka kita tunduk pada keputusan itu," tegasnya. 

Baca juga: Ini 10 Nama Calon Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara AMAN yang Dipilih Hari Ini

Kemudian, poin kedua yang ingin disampaikan ialah pihaknya berharap dalam proses pemilihan baik dalam Dammanas, maupun Sekjen AMAN semuanya menginginkan sistem pemilihan deliberasi. 

"Proses deliberatif ini yang memang harus ditingkatkan karena menjadi prinsip dasar dalam musyawarah masyarakat adat nusantara, di mana melaksanakan mustawarah mufakat," terang Eustobio. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved