ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

KKB Papua

Bupati Pegubin Bantah Ada Pengungsian Pasca-teror KKB, Spey Bidana: Warga Mengamankan Diri!

Bupati Spey Bidana membantah warganya telah meninggalkan Kota Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Jayapura, akibat teror KKB.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Bupati Pegunungan Bintang, Spey Yan Bidana. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Bupati Spey Bidana membantah warganya telah meninggalkan Kota Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Jayapura, akibat teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Spey mengatakan, Kota Oksibil saat ini telah dikendalikan oleh pihak keamanan sehingga tidak ada kata masyarakat mengungsi.

"Jadi disana tidak ada pengungsian dan kita anggap sudah aman," kata Spey kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (13/1/2023).

Baca juga: KKB Sering Berulah, Danrem 172/PWY Murka, JO Sembiring: Kami Kejar dan Tangkap

Dia meminta agar media tidak memberitakan jika ada terjadinya pengungsian. Karena menurutnya, kejadian yang sebenarnya adalah masyarakat mengamankan diri.

"Soal masyarakat tinggalkan Kota Oksibil itu sudah pasti akibat adanya pembakaran sekolah dan kantor, maka itu wajar sebagai manusia. Tetapi saya harap agar semua tenang, supaya Kota Oksibil dapat kembali pulih seperti biasanya," ujarnya.

 

 

Sementara untuk aktivitas masyarakat di Kota Oksibil, lanjut Spey, belum diketahui sebab saat ini dirinya berada di Jayapura.

"Tetapi dari informasi dari sana masih ada satu-dua warga yang membantu dan melayani kebutuhan masyarakat. Untuk itu saya harap agar semua aktivitas dapat kembali seperti biasa," jelasnya.

Sementara saat ditanya soal berapa banyak jumlah masyarakat yang telah mengamankan diri ke Jayapura, Spey mengatakan belum tau.

"Pastinya mereka bukan mengungsi tetapi menyelamatkan diri. Intinya situasi di sana sudah aman, jadi tidak boleh masyarakat melakukan eksodus keluar dari Oksibil," ujarnya.

Baca juga: Serangan KKB Papua di Pegubin Paksa Warga Mengungsi ke Jayapura

Untuk itu, Spey meminta agar masyarakat yang berada di Kota Oksibil untuk tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa.

"Seluruh komponen masyarakat juga sudah sepakat untuk tetap mengamankan Kota Oksibil dan akan dibantu oleh TNI-Polri," pungkasnya.

Sebelumnya, salah satu pengungsi dari Pegubin, Herlina mengatakan, mereka ke Jayapura karena hingga saat ini teror KKB masih terus ada.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved