Selasa, 16 Juni 2026

Sosok

Methodius Kossay, Sang Doktor Ilmu Hukum Peserta Beasiswa YPMAK

Yayasan ini juga mengemban misi membangun dan memperkuat generasi muda Papua dalam pembentukan karakter dan moral melalui cinta kasih Kristus Yesus.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Dr Methodius Kossay, SH, M.Hum. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Dr Methodius Kossay, SH, M.Hum, seorang tokoh muda asli Papua, belum lama ini mengukuhkan prestasinya meraih gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti, Jakarta.

Suatu pencapaian yang luar biasa dari seorang pemuda asal Wamena, Jayawijaya kelahiran 16 Mei 1991 yang dikenal rendah hati, rasa sosialnya tinggi dan seorang motivator penggagas Yayasan Harapan Generasi Papua (HGP).

Metho, nama panggilan Methodius Kossay yang juga menjabat sebagai Ketua Penghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua, padan Sabtu (29/4/2023) lalu diwisuda dalam acara Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, Spesialis, Profesi, dan Diploma Universitas Trisakti, Semester Gasal Tahun Akademik 2022-2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Baca juga: Vebian Magal Tegaskan Tidak Ada Pimpinan YPMAK Ikut Berpolitik

Metho, suami dari Maria Laurent Sidabutar dan ayah dari dua anak Netaiken Gratio Kossay dan Heano Brielle Gratia Kossay ini telah mendirikan sebuah Yayasan Harapan Generasi Papua yang memiliki visi menjadikan generasi muda yang penuh harapan, optimis, tangguh, dan berdampak.

Yayasan ini juga mengemban misi membangun dan memperkuat generasi muda Papua dalam pembentukan karakter dan moral melalui cinta kasih Kristus Yesus.

 

 

Membangun dan menanam nilai-nilai kebenaran Tuhan berbasis komunitas, menyelenggarakan pelatihan dan pendamping pendidikan yang integral dalam membangun manusia Papua seutuhnya.

"Saya tentu bersyukur kepada Tuhan karena atas anugerah dan kekuatan-Nya saya berjuang keras hingga merampungkan disertasi tepat waktu. Saya juga berterima kasih kepada isteri terkasih dan dua anak saya. Mereka adalah penyemangat saya sehingga saya juga meraih Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK 3,94,” kata Methodius.

Metho juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan keluarga besar Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola Dana Kemitraan dari PT Freeport Indonesia (PTFI).

Apresiasi secara khusus disampaikannya kepada Direktur YPMAK, Vebian Magal beserta jajarannya yang sudah memberikan kesempatan sebagai penerima beasiswa.

“Saya adalah salah satu putra dari lima suku kerabat dari Suku Amungme dan Komoro di Kabupaten Mimik, penerima beasiswa YPMAK. Melalui beasiswa dari yayasan ini saya berhasil menyelesaikan kuliah hingga merampungkan disertasi tepat waktu,” jelasnya.

Baca juga: Direktur YPMAK Bantah Ada Peserta Beasiswa yang Tiga Bulan Bayar Uang Semester Sendiri

Sebelum menjadi peserta beasiswa YPMAK, pada tahun 2019 Methodius bekerja di Yayasan Binterbusih (Mitra YPMAK) sebagai Staf Pembina dan Koordinator Wilayah Jakarta untuk mendampingi dan membina mahasiswa/wi yang berasal dari Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kerabat yang menjadi peserta beasiswa YPMAK.

Methodius mengungkapkan, menjadi peserta beasiswa YPMAK tidaklah mudah, prosesnya memakan waktu cukup lama yaitu sejak tahun 2018 dan pada tahun 2019 baru mendapatkan beasiswa dari YPMAK untuk melanjutkan kuliah Doktor Ilmu Hukum di Universitas Trisakti Jakarta.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved