Senin, 18 Mei 2026

Info Yahukimo

Pembunuhan Sadis di Yahukimo, LBH Papua Pertanyakan Kinerja Polda Papua

Kata Gobai, jika dilihat di daerah kemaluan ada penusukan sehingga di plester dan kondisi terakhirnya waktu ditemukan dalam posisi tak berbusana.

Tayang:
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Noel Iman Untung Wenda
Direktur LBH Papua Emanuel Gobai ditemani keluargga Kobaran saat memberikan keterangan pers, di Kantor LBH Tanah Hitam, Kota Jayapura Papua, Selasa, (17/10/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Lemabaga Bantuan Hukum (LBH) Papua meminta Polda Papua dan khususnya Polres Kabupaten Yahukimo segera ungkap kasus pemunuhan sadis dua perempuan di Yahukimo.

Direktur LBH Papua, Emanuel Gobai saat jumpa Pers di, Kantor LBH Papua bersama keluarga korban dan mahasiswa mengatakan, dari kejadian itu, ada seorang ibu yang langsung meninggal di tempat dan ada seoarang lainnya sekarat.

Baca juga: Ini Daftar Nama Korban Tewas dan Selamat dari Kekejaman KKB di Yahukimo

Dikatakan, setelah mendapat informasi soal kejadian tersebut, pihak keluarga dan kepolisian menuju ke lokasi kejadian.

"Keduanya dibawa ke rumah sakit dan ibu yang masih sekarat memberikan penjelasan terkait kronologis serta ciri-ciri dari pelaku,” kata Gobay.

 

 

“Dari pengakuannya, sudah ada dua keterangan yaitu baik oleh ibu yang sekarat dan anaknya yang berusia 12 tahun," tukasnya.

Kata Gobai, jika dilihat di daerah kemaluan ada penusukan sehingga di plester dan kondisi terakhirnya waktu ditemukan dalam posisi tak berbusana.

"Selain itu ada juga beberapa luka-luka di seluruh tubuh kedua perempuan," katanya.

Baca juga: Isu Bencana Kelaparan di Yahukimo Mencuat, Esau Miram: Kepala Distrik Amuma Segera Bawa Data Lengkap

Gobay mengungkapkan, kasus pemerkosaan hingga adanya pencabik-cabikan tubuh dan penusukan benda tajam ke kemaluan merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi bagi sejarah pengungsi selama ini di Papua.

"Ini sudah sangat biadab dan sangat sadis," timpalnya.

Bahkan LBH pun mempertanyakan apa motif dari pelaku yang membuka baju korban mencabik-cabik tubuh hingga melakukan penikaman di area kemaluan korban.

"Ini tujuannya (apa) kami belum tahu,” katanya.

Baca juga: 5 Pendulang Emas Tewas di Pedalaman Yahukimo, Kapolda Papua: Tindak Tegas KKB

Dia mengatakan, tempat yang menjadi tempat saling Serang antara TPNPB dan TNI-Polri adalah lokasi terjadinya tindakan pembunuhan kepada dua Ibu ini.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved