Selasa, 19 Mei 2026

Info Yahukimo

SADIS, Dua Perempuan Diduga Dibunuh dan Diperkosa di Yahukimo

Dua orang wanita pengungsi diduga diperkosa hingga tubuhnya di cabik hingga kemaluannya ditusuk benda tajam.

Tayang:
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Satu di antara korban wanita yang dicabik tubuhnya dan ditikam kemaluannya dengan denda tajam di Kabupaten Yahukimo, Rabu, (17/10/2023) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dua orang wanita pengungsi diduga diperkosa hingga tubuhnya di cabik hingga kemaluannya ditusuk benda tajam.

Hal ini dikatakan, Saulus Bayagge Ketua Ikatan Distrik Amoma, mewakili keluargga korban juga Ima Selepole di Kantor LBH Papua, Selasa, (17/10/2023).

Ia mengatakan, kejadian yang terjadi pada 11 Oktober 2023 lalu itu bermula dari situasi baku tembak antara TNI-Polri dan TPNPB.

Baca juga: Pembunuhan Sadis di Yahukimo, LBH Papua Pertanyakan Kinerja Polda Papua

Akibat kontak tembak tersebut, sejumlah masyarakat dari sembilan distrik mengungsi ke kota.

Ia mengatakan, karena kebutuhan ekonomi makin tidak tercukupi, kedua ibu ini pergi ke kebun malah di bunuh dengan cara sadis.

 

Direktur LBH Papua Emanuel Gobai ditemani keluargga Kobaran saat memberikan keterangan pers, di Kantor LBH Tanah Hitam, Kota Jayapura Papua, Selasa, (17/10/2023).
Direktur LBH Papua Emanuel Gobai ditemani keluargga Kobaran saat memberikan keterangan pers, di Kantor LBH Tanah Hitam, Kota Jayapura Papua, Selasa, (17/10/2023). (Tribun-Papua.com/Noel Iman Untung Wenda)

 

Saat sedang di kebun, anak dari ibu tersebut pada saat itu menjauh dari mereka sehingga datanglah orang dengan menggunakan topeng dan seluruh tubuhnya ditutup.

"Orang yang datang itu seluruh tubuhnya ditutup dengan kain. Dia melakukan penikaman ke Ibu tersebut sekitar 5 tikaman," katanya.

Baca juga: Teror Terhadap OAP di Yahukimo, Pangkogabwilhan III: Ulah KKB Kodap XVI

Hal senada juga di alami ibu Aminera Kabak yang dijelaskan keluargganya Yanes Kabak, dimana melihat hal itu keluarga sempat dihubungi dan memikulnya ke rumah sakit dibantu aparat kepolisian namanya Ima Selemole.

Ketua Ikatan Anggruk Pronggoli, Panggema, Kosarek, Agus Moi mengatakan, pada 13 Oktober 2023 sekitar pukul 05:00 WIT itu terjadi pembunuhan sangat sadis dan tidak manusiawi.

"Keluarga kami diancam, ditusuk, dicabik, dan kemaluannya ditusuk oleh benda tajam. Kami minta kepada Kapolres di wilayah Okimo segera menangkap pelaku karena daerah itu merupakan daerah kerjanya dan segera mengadili pelaku,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved