Selasa, 19 Mei 2026

Info Yahukimo

OTK Gorok Leher Tukang Ceker Material di Kali Brasa Yahukimo, Polisi Buru Pelaku

Kejadian tersebut pada, Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 14:00 WIT di lokasi pengambilan material atau galian C, Kali Brasa Distrik Dekai.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Suasana di RSUD Dekai pasca-terjadi pembunuhan dilakukan orang tak dikenal (OTK) mengakibatkan tukang catat angkutan material (Ceker) di Yahukimo bernama Natan (40) meninggal dunia. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Telah terjadi pembunuhan dilakukan orang tak dikenal (OTK) mengakibatkan tukang catat angkutan material (Ceker) di Yahukimo bernama Natan (40) meninggal dunia.

Kejadian tersebut pada, Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 14:00 WIT di lokasi pengambilan material atau galian C, Kali Brasa Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pengunungan.

Baca juga: Calon Anggota KPU Tolikara dan Yahukimo Ikuti Tes Pisikologi di Kota Jayapura

Natan, pria asal Tadongkon, Toraja, Sulawesi Selatan tersebut meninggal dunia usai mengalami luka gorok di leher sebelah kanan.

Menurut keterangan saksi berama Fajrin bahwa, dirinya bersama 11 teman-teman membawa truck saat itu sedang melakukan pengambilan material timbunan galian C.

 

 

Material tersebut akan digunakan untuk menimbun lokasi eks kantor bupati Yahukimo.

Kata Fajrin, sekitar pukul 10:00 W WIT truck masih lalu lalang untuk mengambil material.

Saat itu drinya dan rekan-rekan melihat sekelompok anak-anak kecil yang berjumlah kurang lebih 20 orang sedang bermain tak jauh dari lokasi pengambilan material.

Terlihat juga ada 3 orang dewasa tengah berdiri salah satunya memegang parang.

Baca juga: Tokoh Papua Dukung Aparat Tegakkan Hukum Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo: Egianus Bertobatlah

Kemudian pada pukul 12:00 WIT jelang siang sekelompok anak-anak kecil tadinya bermain disekitar lokasi sudah tidak kelihatan.

Saat itu hanya terlihat hanya 3 orang dewasa saja masih berada disekitar lokasi pengambilan material.

Selanjutnya pada pukul 14:00 WIT ketika Fajrin kembali mengambil material dirinya mencari Ceker dan sudah terkapar dengan berlumuran darah.

Dibayangi rasa takut Fajrin menunggu temannya berada tidak jauh dibelakang.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved