Kesehatan
Anak Alami Gulah Darah Tinggi, Ini Ciri-cirinya
Ciri-ciri gula darah tinggi pada anak misalnya sering buang air kecil hingga mengompol, berat badan turun meski banyak makan, dan kelelahan kronis.
Penulis: Lidya Salmah | Editor: Lidya Salmah
TRIBUN-PAPUA.COM, - Para orangtua perlu waspada lantaran gula darah tinggi pada anak bisa menyebabkan penyakit kronis yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Untuk itu, orangtua perlu mengetahui ciri-ciri gula darah tinggi pada anak.
Ciri-ciri gula darah tinggi pada anak misalnya sering buang air kecil hingga mengompol, berat badan turun meski banyak makan, dan kelelahan kronis.
Sebelum membahas ciri-cirinya, orangtua perlu mengetahui berapa kadar gula darah tinggi pada anak.
Baca juga: 4 Khasiat Cengkeh untuk Kesehatan, Tinggi Antioksidan dan Dapat Membantu Mengendalikan Gula Darah
Berapa kadar gula darah tinggi pada anak? Kadar gula darah tinggi pada setiap anak bisa berbeda-beda, tergantung usia, pola makan, aktivitas, dan rutinitas berolahraga.
Dikutip dari Nationwide Children's Hospital, anak berusia 0-5 tahun dikatakan mengalami gula darah tinggi apabila kadar glukosanya berada di atas 180 mg/dl.
Sedangkan, kadar gula darah normal pada anak usia nol hingga lima tahun yaitu 100-180 mg/dl.
Kemudian, anak umur 6-9 tahun kadar gula darah normalnya berkisar antara 80-140 mg/dl.
Jadi, jika anak usia 6-9 tahun hasil pemeriksaan gula darahnya di atas 140 mg/dl, mereka dikatakan memiliki gula darah tinggi. Kemudian, kadar gula darah tinggi anak umur 10 tahun ke atas yaitu di atas 120 mg/dl.
Gula darah anak usia 10 tahun dikatakan normal jika berkisar antara 70-120 mg/dl.
Ciri-ciri gula darah tinggi pada anak Disarikan dari Mayo Clinic dan JDRF, berikut ciri-ciri atau gejala gula darah tinggi pada anak:
Sering buang air kecil
Ciri-ciri gula darah tinggi pada anak yang pertama adalah sering buang air kecil atau dalam istilah medis dikenal dengan poliuria.
Sebagian anak tidak bisa menahan keinginan untuk buang air kecil dan akhirnya mengompol.
Baca juga: Begini Cara Mengecek Gula Darah untuk Kontrol Gejala Diabetes
Rasa haus yang ekstrem
| Sinergi ASABRI dan Polda Papua: Program TUNAS Sasar Penurunan Stunting di Muara Tami Jayapura |
|
|---|
| RSUD Abepura Gandeng Bank Papua untuk Pembayaran Digital, Begini Cara Kerja Payment Point |
|
|---|
| PIS dan doctorSHARE Hadirkan Layanan Kesehatan Terapung di Papua, Sasar 10 Ribu Warga Waigeo Utara |
|
|---|
| 5 Alasan Utama Orang Indonesia Memilih Berobat ke Luar Negeri |
|
|---|
| Virus HMPV: Apa Itu dan Mengapa Perlu Diwaspadai? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/anak-hepatitis-akut.jpg)