Sejarah
Perang Dunia II Membentuk Kota Jayapura
Nama pertama yaitu Hollandia berubah menjadi Sukarnopura, Port Numbay dan kini menjadi Jayapura.
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
“Yang kita butuh kepatuhan dan kepatutan. Patuh dan patut artinya tunduk dan harus melaksanakan aturan yang ada, agar masyarakat hidup aman, nyaman dan damai bisa terwujud,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Ave menyampaikan, sosialisasi atau komunikasi secara terus menerus, baik secara horizontal harus dilakukan oleh wadah-wadah pembinaan masyarakat menjadi penting untuk terus dilakukan dalam kehidupan masyarakat di daerah perkotaan.
“Kegiatan seperti pembinaan olahraga, arisan, pemutaran film dan kegiatan antara umat beragama serta lain-lain menjadi solusi dalam membuat masyarakat bisa melakukan solidaritas secara baik dalam kehidupan bersama,” ucapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul - Berulang Tahun Ke-112, Ini Seluk-beluk Kota Jayapura yang Menyimpan Memori Perang Dunia II
Tribun-Papua.com
Sejarah
Kota Jayapura
Sejarah Kota Jayapura
Perang Dunia II
TribunEvergreen
Ester Yabeyapdi
Ave Lefaan
| Film Sejarah Indonesia yang Mengangkat Kisah Tokoh Nasional |
|
|---|
| Oemar Gatab: Sang Penjaga Senyap di Balik Tegaknya Intelijen Kepolisian |
|
|---|
| Demam Emas California: Kisah di Balik Penemuan Emas pada 24 Januari 1848 |
|
|---|
| 19 Januari: Perayaan Unik dari Salju hingga Rasa |
|
|---|
| KISAH Martha Christina Tiahahu: Srikandi Maluku yang Mengukir Sejarah dengan Darah dan Air Mata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/15012024-Perang_Dunia_II.jpg)