ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pemilu 2024

RICUH, Warga Saling Serang H-1 Pencoblosan Pemilu 2024 di Nabire Papua Tengah

Informasi yang dihimpun melalui warga setempat, kejadian ini terjadi karena diduga ada perpindahan tempat pemungutan suara (TPS).

|
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
TANGKAPAN LAYAR - Tampak warga di Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah saling serang menggunakan alat tajam. Kericuhan tersebut diduga karena pemindahan tempat pemungutan suara (TPS). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Satu hari jelang Pemilu 2024, Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah ricuh.

Informasi yang dihimpun Tribun-Papua.com, ricuh ini terjadi sejak pukul 09.00 WIT, dimana dua kelompok warga di kampung ini saling serang.

Baca juga: RICUH Jelang Pemilu di Paniai, Massa Bakar Kotak dan Surat Suara: Begini Reaksi Kapolda Papua

Dalam video singkat yang diperoleh Tribun-Papua.com, Selasa, (13/02/2024), dua kelompok ini saling serang dengan menggunakan alat tajam, seperti parang, panah, batu dan lain sebagainya.

Sementara, penyebab dari kejadian ini belum diketahui pasti.

 

 

Namun dari informasi yang dihimpun melalui warga setempat, kejadian ini terjadi karena diduga ada perpindahan tempat pemungutan suara (TPS).

Sementara, dari pantauan Tribun-Papua.com dilapangan, pihak keamanan dan KPU Nabire sudah berada di lokasi kejadian.

Baca juga: Pembakaran Kotak Suara Pemilu 2024 di Paniai Papua Tengah, Kapolda Papua: Sangat Disayangkan!

Mereka juga sedang melakukan dialog dengan masyarakat setempat.

Dengan kehadiran pihak keamanan dan KPU, situasi di kampung ini juga sudah kembali kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun-Papua.com, masih menunggu konfirmasi dari KPU maupun Bawaslu Nabire. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved