Pemilu 2024
20 Kampung di Yalimo Akan Lakukan PSS, Ini Penyebabnya
Pemilihan Suara Susulan tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Yalimo dengan Nomor : 016/PM.00.02/K.Pa-28/2/2024.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Arny Hisage
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA – Keterlambatan pendistribusian logistik akibat cuaca membuat 20 kampung di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, melakukan Pemilihan Suara Susulan (PSS) pada Jumat (16/2/2024).
Pemilihan Suara Susulan tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Yalimo dengan Nomor : 016/PM.00.02/K.Pa-28/2/2024 untuk 16 TPS di 13 Kampung Distrik Apalapsili, dan 10 TPS di 7 Kampung Distrik Welarek.
"Tujuh kampung Titik seherek diantaranya Kampung Feingkama 2 TPS, Fikfak 1 TPS, Halisek 1 TPS, Holowi 2 TPS, Seherek 1 TPS, Werenggik 2 TPS dan Wompoli 1 TPS, jumlah total sebanyak 10 TPS kemudian 50 kotak suara dan 40 bilik," kata Divisi Teknis KPU Yalimo Otniel Kirakla.
Baca juga: KPU Yalimo Harus Sewa Pesawat dan Helikopter Untuk Pengiriman Logistik Pemilu 2024
Kemudian lanjut Otniel, untuk Distrik Apalapsili Titik Kulet 13 Kampung diantaranya, Alimuhuk 1 TPS, Eal 1 TPS, Falukwalilo 2 TPS, Hukallpunu 1 TPS, Kulet 3 TPS, Moliyinggi 1 TPS, Nasinema 1 TPS, Pong 1 TPS, Sobikambut 1 TPS, Tikano 1 TPS, Wiralesili 1 TPS, Asilikma 1 TPS, dan Hiluogalma 1 TPS dengan jumlah total TPS sebanyak 14 dan 70 kotak suara serta 56 bilik.
"Pemilihan suara susulan karna keterlambatan distribusi logistik di dua titik tersebut, faktor cuaca dan pihak penyedia tidak transparan atau tidak terbuka informasi baik dalam proses penyediaan penerbangan sehingga terjadi keterlambatan distribusi logistik pada jadwal yang sudah ditentukan oleh KPau Yalimo," jelasnya.
Otniel menyebutkan, logistik titik seherek diturunkan di Mabualem dan titik Kulet diturunkan di Apalapsili, masing-masing titik jaraknya sangat jauh kecuali menurunkan di masing-masing titik yang sudah disepakati bersama.
"Kondisi seperti ini saya sampaikan bahwa Titik Seherek ini jaraknya sangat jauh sekitar 50 km dari Mabuelem ke Seherek, sama halnya juga titik Kulet, jarak dari ibu kota distrik Apalapsili ke Kulet itu cukup jauh perkiraan 60 km dan sampai disana pastikan akan bawa ke kampung yg jauh masing masing," beber dia.
Baca juga: Bawaslu Yalimo Sosialisasi Peraturan dan non Peraturan, Yohanes Dogopia: Warga Harus Paham
Otniel menegaskan, ketika logistik terjadi apa-apa di jalan seperti kerusakan atau hal lainnya, maka yang bertanggung jawabkan adalah pihak ketiga yg penyedia logistik, bukan kesalahan komisioner.
"Apapun resiko hukumnya mereka (penyedia logistik) itu yang bertanggung jawab karena selama ini tidak ada keterbukaan oleh pihak ketiga terhadap kami (komisioner KPU Yalimo)," tegasnya. (*)
| KPU Papua Pegunungan TUNDA Penetapan Kursi DPR, Ini Alasannya |
|
|---|
| Tolak Pergantian Sepihak Anggota DPD Dapil Papua, Berikut Sikap Tegas Keluarga Besar Regina Muabuay |
|
|---|
| Keluarga Regina Muabuay Minta KPU Akomodir Posisi DPD Terpilih Digantikan Perempuan Asli Papua |
|
|---|
| Hari Ini Tiba di Jakarta, KPU Papua Pegunungan Serahkan Hasil Pleno |
|
|---|
| KPU Papua Pegunungan Ungkap Kendala Penetapan DPRD, Ini Kata Daniel Jingga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/16022024Logistik.jpg)