Pemilu 2024
Jika Ada Temuan MONEY POLITIC, Romanus Mbaraka: Laporkan Sesuai Jalur
Menurut Romanus, sejumlah Caleg asal Papua minim mendapatkan suara, hal itu bagian dari keterbukaan Pemilu yang saat ini sedang berlangsung.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Capres-Cawapres dan Legislatif tahun 2024 di Kabupaten Merauke, diwarnai dengan sejumlah kasus yang masuk pada Bawaslu Merauke terkait temuan dan dugaan adanya transaksi Money Politic (Politik Uang).
Tentunya, praktik politik uang yang dilakukan sejumlah oknum sangat mencoreng jalannya pesta Demokrasi di Indonesia khususnya di kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Baca juga: Caleg Anak Asli Papua Protes Dugaan Politik Uang, Rapat Pleno Distrik Sarmi Sementara Dihentikan
Berkaitan dengan politik uang yang akhir-akhir ini mulai viral di Merauke, sejumlah Caleg asal Papua Selatan melakukan aksi protes pada pelaksanaan Pleno tingkat Distrik Jagebob.
Protes yang disampaikan, dengan adanya praktik politik uang yang dilakukan sejumlah oknum berimbas pada beralihnya suara ke Caleg lain.
Salah satu pengurus partai dan sekaligus pimpinan Partai Nasdem wilayah Provinsi Papua Selatan, Romanus Mbaraka menilai, jika ada temuan pelanggaran Pemilu, sudah ada jalur aduan yang telah disiapkan pemerintah.
"Kalau misalnya ada yang mengatakan bahwa ada Money Politic, kalau itu temuan resmi silahkan diproses sesuai prosedur," ucap Romanus kepada wartawan, Selasa (20/2/2024).
Baca juga: Gelar Diskusi Publik Pemilu 2024, OKP di Merauke: Tolak Golput dan Money Politik
Sesuai kebijakan yang diberikan Pemerintah pusat, ada kekhususan yang diberikan melalui jalur afirmasi pada tingkat DPRK maupun DPR Provinsi.
"Ada kekhususan beberapa kursi bagi OAP, tingkat kabupaten maupun Provinsi. Saya kira pemerintah sudah mengaturnya dengan bijak," tuturnya.
Menurut Romanus, sejumlah Caleg asal Papua minim mendapatkan suara, hal itu bagian dari keterbukaan Pemilu yang saat ini sedang berlangsung.
"Kalau berbicara tentang kebijakan, saya rasa kebijakan itu sudah ditetapkan berdasarkan Undang-Undang," tutupnya. (*)
| KPU Papua Pegunungan TUNDA Penetapan Kursi DPR, Ini Alasannya |
|
|---|
| Tolak Pergantian Sepihak Anggota DPD Dapil Papua, Berikut Sikap Tegas Keluarga Besar Regina Muabuay |
|
|---|
| Keluarga Regina Muabuay Minta KPU Akomodir Posisi DPD Terpilih Digantikan Perempuan Asli Papua |
|
|---|
| Hari Ini Tiba di Jakarta, KPU Papua Pegunungan Serahkan Hasil Pleno |
|
|---|
| KPU Papua Pegunungan Ungkap Kendala Penetapan DPRD, Ini Kata Daniel Jingga |
|
|---|
