Pemilu 2024
Pilkada 2024 Papua Selatan, Mendagri Minta Kepala Daerah Tetap Netral, Apolo Ungkap Hal Ini
Apolo Safanpo mengatakan, masih dilakukan penyusunan peraturan Mendagri terkait teknis pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, telah dijadwalkan dan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bakal dilaksanakan pada 27 November 2024.
Dari penetapan tersebut, Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Selatan yang kini masih dijabati seorang penjabat sementara gubernur, wajib ikut dalam Pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur untuk periode 2024-2029.
Baca juga: Apolo Safanpo Minta Dukungan Masyarakat di Lampu Satu Merauke
Menindaklanjuti itu, pemerintah Provinsi Papua Selatan saat ini juga turut ikut melakukan Rapat koordinasi (Rakor) bersama Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) membahas teknis pelaksanaan dalam undang-undang.
"Koordinasi ditingkat tataran kebijakan, jadi hal-hal teknis sedang dirumuskan, norma-normanya sedang disusun dalam Permendagri," kata Pj Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, baru-baru ini.
Kementrian dalam Negeri sendiri, kata Apolo masih melakukan penyusunan peraturan Mendagri terkait teknis pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
Hal tersebut sebagai penjabaran dari Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, serta peraturan pemerintah dan peraturan presiden.
"Petunjuk pelaksana teknis tersebut sedang dalam proses penyusunan dan setelah ditetapkan, akan disampaikan kepada masyarakat," jelas Apolo.
Baca juga: Rapat Bersama 4 Kabupaten di Papua Selatan, Ini Permintaan Apolo Safanpo
Dikatakan, langkah itu diambil untuk memastikan pelaksanaan Pilkada serentak berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya aturan Menteri Dalam Negeri terkait teknis pelaksanaan Pilkada, diharapkan dapat menjadi pedoman yang jelas bagi pihak penyelenggara Pilkada di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Papua Selatan.
Apolo Safanpo yang merupakan putra Papua Selatan itu menegaskan, partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting demi suksesnya pelaksanaan Pilkada di bulan November mendatang.
"Inikan agenda nasional, Pemilu kepala daerah serentak yang pertama dan kita wajib menyukseskan seperti pilpres dan pileg."
"Mendagri juga terus mengingatkan pejabat, kepala daerah baik gubernur, bupati maupun walikota, untuk tetap fokus melaksanakan tugas dan wajib bersikap netral," pungkasnya. (*)
| KPU Papua Pegunungan TUNDA Penetapan Kursi DPR, Ini Alasannya |
|
|---|
| Tolak Pergantian Sepihak Anggota DPD Dapil Papua, Berikut Sikap Tegas Keluarga Besar Regina Muabuay |
|
|---|
| Keluarga Regina Muabuay Minta KPU Akomodir Posisi DPD Terpilih Digantikan Perempuan Asli Papua |
|
|---|
| Hari Ini Tiba di Jakarta, KPU Papua Pegunungan Serahkan Hasil Pleno |
|
|---|
| KPU Papua Pegunungan Ungkap Kendala Penetapan DPRD, Ini Kata Daniel Jingga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/04042024-Apolo_Safanpo.jpg)