Rabu, 22 April 2026

Nasional

BMKG Sebut dari 16 Megathrust di Indonesia, Dua Zona Ini Perlu Waspada Gempa Besar

Untuk diketahui, Indonesia sebenarnya memiliki total 16 zona megathrust yang berada pada 6 zona subduksi aktif.

Editor: Lidya Salmah
istimewa
Ilustrasi apa itu gempa megathrust(canva.com) 

Untuk mengetahui suatu zona sedang mengakumulasikan energi, hal itu bisa dilihat melalui pengamatan geodetik.

 "Jadi kita mengolah data dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan kita membuktikan bahwa akumulasi regangan sedang terjadi," kata dia.

 "Jadi ibarat orang nabung, ini sedang numpuk tabungannya, yang jadi pertanyaan itu akan dikeluarkan tiba-tiba atau tidak," tambahnya.

Pasalnya, secara teori, suatu zona yang sedang mengalami strain accumulation, pasti akan ada release, dalam hal ini gempa bumi.

 "Itulah kemudian yang menjadi perhatian dan alasan mengapa Zona Mentawai dan Selat Sunda lebih diwaspadai," tuturnya.

Baca juga: Gempa M4.6 Guncang Nabire Papua Tengah, BMKG: Warga Harus Tenang

Benarkah mampu belah pulau Jawa?

Terkait narasi yang menyebutkan bahwa gempa pada zona megathrust Selat Sunda berpeluang membelah pulau Jawa, ia memastikan bahwa hal itu tak mungkin terjadi.

 Sebagai gambaran, gempa Yogyakarta 2006 yang menelan lebih dari 6.000 korban jiwa, hanya menghasilkan robekan atau rekahan (rupture) 1,2 sentimeter.

"Itu yang kami temukan dan itu sepanjang 20 km. Saya rasa itu tidak cukup 'merobek' pulau Jawa," jelasnya.

 Menurutnya, robekan terbesar yang pernah dijumpainya di Indonesia adalah gempa Palu 2018 yang menghasilkan rekahan 2,5-5 meter.

 "Itu yang disebut robek, tapi ya tetep di situ, rumah masih kelihatan. Jadi itu informasi misleading," lanjutnya.

Irwan menilai, muncurnya informas hoaks semacam itu akibat dari minimnya literasi kebencanaan di kalangan masyarakat Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul https://www.kompas.com/tren/read/2024/08/16/060000765/ada-16-megathrust-di-indonesia-mengapa-zona-mentawai-siberut-dan-selat?page=2

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved