Pilkada Kabupaten Jayapura 2024
Debat Kandidat Paslon Bupati Jayapura, KPU Siapkan Tim Panelis dari Akademisi dan Komnas HAM
Debat kandidat dibagi dalam lima segmen, yaitu pertama penyampaian visi dan misi, penjabaran, visi dan misi, pendalaman materi debat.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura menyiapkan lima anggota Panelis untuk debat kandidat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jayapura tanggal 11 dan 18 November 2024 di Sentani.
Ketua KPU Kabupaten Jayapura Efra Jeriyanto Tunya menyebutkan kelima anggota Panelis dalam debat pertama yakni, Dr. John Numberi, Dosen Fakultas Teknik dari Universitas Cendrawasih (Uncen).
Frits Ramandey dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Provinsi Papua, Dr. Renida Jozelina Toroby, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Uncen.
Baca juga: Wartawan Jadi Tim Sukses di Pilkada Papua, Dewan Pers: Harus Mundur atau Cuti
Dr. Dolfinus Yufu Bouway dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Uncen, Dr. Westim Ratang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uncen. Kemudian, sebagai moderator yakni Aldrin Watson Gainau.
Debat kandidat dibagi dalam lima segmen, yaitu pertama penyampaian visi dan misi, penjabaran, visi dan misi, pendalaman materi debat, debat antar Paslon dan peryataan penutup (closing statement).
"Hari ini kita rapat dalam rangka kesiapan itu terkait dengan materi debat yang akan kita sampaikan di dalam debat pertama dan kedua," katanya sela-sela rapat dalam rangka kesiapan pelaksanaan kampanye dan debat kandidat di salah satu hotel di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (30/10/2024).
Baca juga: Goliat versus Daud di Pilkada Papua, Sejauh Mana Pengaruh Dua Pasangan Calon Gubernur?
Efra mengatakan, para kandidat akan berdebat dalam dua tema besar yakni kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Jayapura. Debat akan berlangsung selama 180 menit.
"150 menit untuk debat dan 30 menit untuk jeda iklan," ujarnya.
Efra juga menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan media penyiaran, kelima Paslon, pemerintah daerah, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Rapat-Komisi-Pemilihan-Umum-KPU-Ka.jpg)