Rabu, 29 April 2026

Sarmi

KPU Sarmi Evaluasi Penyelenggaraan Tahapan Pilkada 2024

Evaluasi menyeluruh ini diharapkan dapat memperbaiki sistem dan prosedur dalam pelaksanaan pemilu sehingga semakin transparan dan akuntabel," imbuhnya

Tribun-Papua.com/Anderson Esris
KPU SARMI: KPU Sarmi evaluasi tahapan Pilkada 2024, kegiatan itu berlangsung di Aula Lantai ll Hotel Twelve,Sarmi, Jumat, (21/2/2025). Evaluasi diharapkan memperbaiki kinerja penyelenggara pada pemilu mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka evaluasi penyelenggaraan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2024.

Komisioner KPU Sarmi, Divisi Teknis dan Data, Muhamad Sadam Renmaur mengatakan, pada kegiatan itu banyak indicator yang mereka evaluasi, mulai dari pembentukan badan adhoc, penyusunan daftar pemilih, pencalonan hingga pelaksanaan kampanye.

Baca juga: Pengamat Kebijakan Publik Papua Sebut Pemerintah Kurang Sosialisasi Program MBG

“Termasuk tahapan pemungutan dan penghitungan suara, hingga penetapan calon terpilih,” kata Sadam di Sarmi, Jumat, (21/2/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi penyelenggara pemilu, stakeholder dan masyarakat untuk memberikan masukan serta saran guna meningkatkan kualitas pemilu di masa mendatang. 

Baca juga: Dewan Adat Mee Kamapi Dogiyai Ajak Masyarakat Dukung Bupati dan Wakil Bupati Baru

"Evaluasi menyeluruh ini diharapkan dapat memperbaiki sistem dan prosedur dalam pelaksanaan pemilu sehingga semakin transparan dan akuntabel," imbuhnya.

Dengan adanya FGD ini, KPU Sarmi dapat mengidentifikasi kendala serta menemukan solusi yang lebih efektif dalam penyelenggaraan pemilu selanjutnya. 

Baca juga: Usai Dilantik Jadi Kepala Daerah, Dominggus-Jumriati: Tak Ada Lagi Lawan Politik di Kabupaten Sarmi

“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan regulasi yang ada dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih secara demokratis oleh masyarakat,” tambah Sadam.

Baca juga: Polres Nabire Amankan 37 Kendaraan Roda Dua Hingga Roda Enam Saat Razia Ops Cartenz

Hasil dari FGD akan menjadi bahan rekomendasi bagi penyelenggara pemilu di tingkat daerah maupun pusat, guna perbaikan dan penyempurnaan sistem pemilu di Tanah Air.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved