Sarmi
Bawaslu Kabupaten Sarmi Evaluasi Pelaksanaan Tugas Pada Pilkada 2024
“Rapat ini bertujuan untuk mengulas dan mengevaluasi pelaksanaan tahapan Pilkada 2024 khususnya di Kabupaten Sarmi. Jika ada hal-hal yang kurang baik
Penulis: Anderson Esris | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris
TRIBUN-PAPUA.COM.SARMI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua melaksanakan evaluasi tahapan pemilu Tahun 2024, dengan melibatkan Panwaslu distrik se-Kabupaten Sarmi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari 30 orang panwaslu dan 30 orang staf sekretariat panwaslu distrik, bertempat di Hotel Rivior Sarmi, Papua, Selasa (25/2/2025).
Baca juga: Puncak BK3N, Freeport Terapkan Budaya Selamat Demi Produksi Aman Berkelanjutan
Acara diawali dengan penyampaian laporan Ketua Bawaslu Kabupaten Sarmi, Obet Cawer.
Dalam kesempatan tersebut, Cawer menyampaikan bahwa mereka mengadakan rapat evaluasi dalam rangka pelaksanaan pengawasan pada tahapan Pemilihan Tahun 2024.
Baca juga: Pangdam Cenderawasih Sebut Korem 174 Bakal Naik Status Jadi Kodam
Harapannya sebelum masa tugas Panwaslu Distrik hingga 27 Januari 2025 nanti, setiap laporan yang menjadi kewajiban mereka dapat diselesaikan dengan baik sehingga di kemudian hari kita tidak berhadapan dengan masala pertanggung jawaban lagi,” kata Cawer.
Hadir dan memberikan sambutan serta membuka acara tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin.
Baca juga: Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi
Ia menyampaikan bahwa rapat evaluasi ini adalah rapat terakhir yang dilaksanakan sebagai rangkaian tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024.
Tahapan pemilihan memang sudah akan usai namun masih terdapat permohonan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang memasuki tahapan persiapan pemberian keterangan.
Baca juga: Tiba di Jayapura Usai Putusan MK, BTM Disambut Antusias Para Pendukung
“Rapat ini bertujuan untuk mengulas dan mengevaluasi pelaksanaan tahapan Pilkada 2024 khususnya di Kabupaten Sarmi. Jika ada hal-hal yang kurang baik harus evaluasi untuk perbaikan pada pemilihan di masa mendatang,” ujar Halidin.
Acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Muhamad Ismail Adnan, selaku narasumber yang membahas tentang evaluasi pelaksanaan pengawasan pemilihan tahun 2024.
Baca juga: Masyarakat Sambut Kedatangan Gubernur-Wagub Papua Pegunungan Pertama di Bandara
Pada penyampaian materinya, Adnan menyampaikan jika partisipasi pemilih dalam Pilkada Sarmi 2024 mengalami penurunan. Bawaslu Kabupaten Sarmi awalnya menargetkan partisipasi masyarakat akan mencapai 80 persen sampai 90 persen tetapi realisasinya hanya 75 persen.
Faktor penyebab yang melatarbelakangi hal tersebut diantaranya kurangnya sosialisasi, jarak pemilih ke TPS yang terlalu jauh, pemilih kurang antusias karena kurangnya informasi maupun pemberitaan yang tidak berimbang antar calon.
Sehingga ke depan salah satu cara yang efektif untuk melakukan pengawasan adalah dengan menggunakan media.
Baca juga: Persewar Waropen Harus Mengaku Keunggulan Persibo Usai Kalah 6-2 di Kandang
Dengan menggunakan media, panwaslu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilu dan peran mereka dalam pengawasan. Media juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melaporkan temuan pelanggaran pemilu dan memantau proses pemilu secara real-time.
| Hampir Dua Dekade Guru Honorer di Sarmi Bekerja Tanpa Kepastian Status |
|
|---|
| Kadis Perikanan Sarmi Melaut Bareng Nelayan Demi Putuskan Program Tepat Sasaran |
|
|---|
| Dari Tugu Yamagata ke Pasar Mararena, Bupati Sarmi dan Warga Jalan Sehat Menyongsong Usia 24 |
|
|---|
| Sekda Lepas Tim Persimi Sarmi “Badai Pantai Utara” Ikuti Liga 4 di Jayapura |
|
|---|
| Pelajar Sarmi Minta DPRK Perjuangkan Kesulitan Transportasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bawaslu-sarmiiiiiiiiiii.jpg)