ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pasar Potikelek

Pedagang Pasar Potikelek di Jayawijaya Mengeluh Akibat Air Sering Menggenangi Tempat Jualan

Saya berharap pemerintah bisa mengatasi kondisi ini, agar aktivitas mama-mama pedagang dapat berjalan dengan baik," harapnya.

Tribun-Papua.com/Noel Iman Untung Wenda
PASAR POTIKELEK JAYAWIJAYA: Pasar Potikelek di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan tergenang air. Genangan air di sepanjang lorong pasar menyebabkan pedagang dan pembeli sulit untuk beraktivitas, Minggu, (30/03/2025). Pedagang berharap pemerintah membenahi lingkungan itu sehingga tidak sering terjadi insiden air meluap. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Hujan deras yang mengguyur Kota Wamena, Ibu Kota Papua Pegunungan belakangan ini, menyebabkan Pasar Tradisional Potikelek tergenang air. Genangan air di sepanjang lorong pasar menyebabkan pedagang dan pembeli sulit untuk beraktivitas.

Ketinggian air di lorong Pasar Potikelek mencapai sekitar 10 - 15 senti meter. Banyak pedagang terpaksa memindahkan barang dagangannya ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.

Baca juga: Intelektual Jayawijaya Minta Pemkab Siapkan Solusi Terhadap Dampak Penghentian Peredaran Miras

"Kami sangat kesulitan berjualan hari ini karena banjir," kata Keisa Kogoya, seorang pedagang sayuran di Pasar itu, Minggu, (30/03/2025).

Keisa berharap banjir ini segera surut sehingga dirinya bisa kembali berjualan seperti biasa.

Baca juga: Sengketa Kursi DPRK Jayawijaya, Keluarga Besar Olimo Pisugi Palang TPA

Pedagang lainnya, Waina Tabuni, juga mengeluh bahwa kondisi ini sering terjadi jika hujan deras.

"Got (Drainase) di sini terlalu sempit, sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar," jelasnya.

Baca juga: Pansel DPR Pengakatan Jayawijaya Dinilai Boncengi Kepentingan Tertentu

Waina mengakui air selalu tergenang di lorong Pasar Potikelek karena belum ditangani secara serius oleh pemerintah setempat. 

"Saya berharap pemerintah bisa mengatasi kondisi ini, agar aktivitas mama-mama pedagang dapat berjalan dengan baik," harapnya.

Baca juga: SPD-KJ Apresiasi Kinerja Timsel DPRK Jayawijaya Dalam Pengangkatan Anggota Legislator

Banjir di Pasar Potikelek ini tidak hanya mengganggu aktivitas pedagang, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar. Pedagang dan pembeli sama-sama mengeluh atas kondisi ini.

Mereka berharap pemerintah setempat diharapkan dapat segera mengatasi kondisi ini dan melakukan perbaikan infrastruktur untuk mencegah banjir di waktu-waktu mendatang.

Baca juga: Dinas Pendidikan Jayawijaya Pastikan Libur Idul Fitri Dimulai 24 Maret Hingga 8 April

Sementara itu dengan kondisi ini pedagang dan pembeli terpaksa menunggu banjir surut sebelum dapat beraktivitas lagi.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved