FBMW
Dubes Seychelles Mengaku Kagum Dengan FBMW 2025 dan Pesona Biak
Saya tidak sangka Biak tempatnya begitu indah. Saya dibawa pak bupati, saya melihat Pasifik, saya melihat putra-putri daerah, suatu kearifan lokal yan
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Duta Besar Republik Seychelles, Nico Barito secara resmi melepas peserta Parade Wor dan Yospan dalam rangka Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2025 yang digelar di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (1/7/2025).
Duta Besar Seychelles, Nico Barito, dalam kesempatan melepas parade menyampaikan rasa kagumnya terhadap Biak dan budaya lokal yang ditampilkan.
Baca juga: Kemenparekraf Sebut FBMW 2025 Masuk KEN, Bupati Biak Dorong Menuju Skala Internasional
"Saya tidak sangka Biak tempatnya begitu indah. Saya dibawa pak bupati, saya melihat Pasifik, saya melihat putra-putri daerah, suatu kearifan lokal yang sangat luar biasa. Sebagai utusan dari negara kepulauan, negara pariwisata yang sudah maju, saya merasa tersentuh ketika melihat pulau dan masyarakat lokal di Biak," ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada kepemimpinan Bupati Markus Mansnembra yang dinilainya sangat peduli terhadap pelestarian budaya lokal.
Baca juga: Peserta Pameran E-Craft Dari Sarmi Hingga Waropen Ikut Meramaikan FBMW 2025
"Saya berharap dan berdoa Tuhan memberkati kita semua, niat baik kita semua, usaha baik. Semoga bupati dan jajaran, saya percaya bupati sangat memikirkan budaya dan kearifan lokal, dapat memajukan budaya yang ada di Biak," tuturnya
Sementara itu, Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra menyampaikan rencana pelaksanaan karnaval budaya berskala internasional pada tahun mendatang.
Baca juga: Bertemu Bupati Biak, Dubes Seychelles Usul FBMW Dibuat Skala Internasional
"Tahun depan kita akan bikin atau buat karnaval budaya bukan lagi skala lokal tetapi skala internasional. Mari kita sama-sama saling mendoakan agar program-program ini dapat berjalan dengan baik," ujar bupati
Parade Wor dan Yospan dalam FBMW 2025 kali ini diikuti oleh 10 sanggar budaya Wor dan 6 grup sanggar Yospan, yang menampilkan atraksi budaya khas Papua dalam semangat pelestarian dan promosi kearifan lokal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/mdkfigkgksmnhajaskss.jpg)