Rabu, 20 Mei 2026

FBMW

Peserta Pameran E-Craft Dari Sarmi Hingga Waropen Ikut Meramaikan FBMW 2025

Kerajinan kami dari Sarmi, salah satunya kain terfo yang sudah dikenal sampai ke luar. Selain itu, ada UMKM binaan dinas, seperti ikan asin dari ikan

Tayang:
Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
FBMW 2025 - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sarmi, Mutmainnah HS Dimo saat ditemui di booth e-craft milik Kabupaten Sarmi, Selasa, (1/7/2025). Sarmi merupakan satu dari beberapa daerah yang ikut mengambil bagian dalam festival ini.  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR – Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2025 di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, tidak hanya menyuguhkan parade budaya dan atraksi wisata, namun juga menghadirkan pameran ekonomi kreatif (e-craft) yang menampilkan beragam produk unggulan dari berbagai daerah di Papua.

Salah satu booth yang menarik perhatian, merupakan peserta yang berasal dari luar Biak Numfor, yaitu dari Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. 

Baca juga: Kemenparekraf Sebut FBMW 2025 Masuk KEN, Bupati Biak Dorong Menuju Skala Internasional

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sarmi, Mutmainnah HS Dimo, mengungkapkan bahwa Sarmi menghadirkan berbagai produk khas daerah, seperti kain terfo yang sudah dikenal hingga luar daerah.

dmfkgigkshsjkaaa
FBMW 2025: Peserta pameran asal Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua yang terlibat dalam FBMW di Kabupaten Biak Numfor pada Senin, (1/7/2025)

"Kerajinan kami dari Sarmi, salah satunya kain terfo yang sudah dikenal sampai ke luar. Selain itu, ada UMKM binaan dinas, seperti ikan asin dari ikan tenggiri yang banyak di perairan Sarmi, pentolan ikan, serta kerajinan tangan dari tempurung dan anyaman berbahan dasar kain terfo," jelas Mutmainnah.

Baca juga: Lantik Pengurus PKK Baru, Bupati Biak Pesan Kerja Nyata

Ia menambahkan, produk unggulan yang dibawa kali ini adalah ikan asin tenggiri dan kain terfo. "Kami berharap FBMW ini berjalan sukses, Biak semakin jaya, dan ke depan semakin makmur," ujarnya.

Selain Kabupaten Sarmi, pameran e-craft FBMW juga diramaikan oleh peserta dari Kabupaten Waropen, Me Pago, Kota Jayapura, serta sejumlah sanggar seni dan UMKM lokal yang ada di Biak.

Baca juga: Bertemu Bupati Biak, Dubes Seychelles Usul FBMW Dibuat Skala Internasional

Pameran ini menjadi bagian penting dari FBMW sebagai wadah promosi potensi lokal, serta ajang kolaborasi antar daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Tanah Papua.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved