Info YMPAK
10 Kepala Daerah di Tanah Papua Terpilih Pilkada 2024 Adalah Alumni Program Beasiswa YPMAK
Dari program beasiswa yang dijalankan tersebut, sudah dari LPMAK sudah banyak menelurkan alumni-alumni yang memiliki kualitas tinggi dan mampu bersain
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN- PAPUA.COM, TIMIKA - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) merupakan lembaga yang didirikan atas dasar keberpihakan pada masyarakat Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan, Dani, Damal, Moni, Mee dan Nduga di Kabupaten Mimika.
Baca juga: KNPI Biak Berharap Bupati Markus dan Jimmy Membawa Masyarakat Lebih Sejahtera
YPMAK merupakan sebuah yayasan pengganti Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) dan sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI)
Sebagai yayasan yang berpihak kepada masyarakat Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lainnya, tentunya YPMAK memiliki program-program yang lebih menitikberatkan kepada peningkatan sumber daya manusia.
Baca juga: Telkomsel-Kedutaan Inggris Akselerasikan Pengembangan Talenta Digital Lokal Se-Indonesia
Salah satu program yang dijalankan dalam peningkatan SDM masyakarat 7 suku adalah program beasiswa.
Sejak masih menjadi LPMAK dan sekarang berubah menjadi YPMAK, program beasiswa terus digulirkan kepada anak-anak tujuh suku untuk menimba ilmu pengetahuan.
Beasiswa ini mulai tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sampai pada perguruan tinggi. Baik itu di Papua, luar Papua maupun luar negeri.
Baca juga: Ingin Buka Puasa Murah Namun Serasa di Timur Tengah? Datang ke Hotel Best Western Sagita Jayapura
Dari program beasiswa yang dijalankan tersebut, sudah dari LPMAK sudah banyak menelurkan alumni-alumni yang memiliki kualitas tinggi dan mampu bersaing dengan lainnya.
Berbagai bidang seperti pilot, pengusaha, pejabat, wakil rakyat, bahkan sampai kepada pemimpin daerah.
Dari program beasiswa YPMAK ini setidaknya ada 10 orang yang menjabat sebagai pemimpin daerah di Papua, baik itu gubernur maupun bupati dan wakil bupati periode 2025-2030.
Baca juga: KPU Sarmi Evaluasi Penyelenggaraan Tahapan Pilkada 2024
Berikut 10 kepala daerah di Papua jebolan beasiswa YPMAK:
1. Dinard Kelnea merupakan alumni ini berasal dari Suku Nduga yang mendapatkan kesempatan sebagai peserta program beasiswa dengan menjalankan studi di SMKN 2 Kotaraja dan Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura. Dimana Dinard Kelnea sekarang ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan
Baca juga: Diduga Mabuk Saat Mengemudi, Truk Terbalik dan Timpa Kedai Buah di Sentani
2. Meki Frits Nawipa yang juga merupakan alumni peserta beasiswa YPMAK. Meki Frits Nawipa yang berasal dari Suku Mee, pernah menjalani studi di Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor dan lulus pada tahun 1999 lalu.
Saat ini Meki Frits Nawipa menjabat sebagai Gubernur Papua Tengah. Dan merupakan gubernur pertama dari hasil Pilkada 2024 setelah adanya daerah otonomi baru (DOB).
Baca juga: Pengamat Kebijakan Publik Papua Sebut Pemerintah Kurang Sosialisasi Program MBG
3. Apolo Safanpo Gubernur Papua Selatan ini juga alumni program beasiswa pernah mengenyam pendidikan di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Semarang. Apolo Safanpo pernah menduduki beberapa jabatan yang cukup bergengsi sebelum menjabat sebagai Gubernur Papua Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/YPMAK-21-feb-255.jpg)