Selasa, 14 April 2026

YPMAK

YPMAK Ingatkan Penerima Beasiswa di Luar Papua Tidak Terpancing Situasi

Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka, menyampaikan kepada semua peserta beasiswa  kini berada di luar Papua untuk tidak ikut serta

Tribun-Papua.com/YPMAK
BEASISWA YPMAK - Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka, foto bersama pelajar penerima beasiswa pada satu kesempatan. Ia mengajak siswa penerima beasiswa dari YPMAK, tidak terpancing situasi saat ini sebab bisa menghambat pembelajaran mereka. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA - Ketua Pengurus Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), tengah mengingatkan para pelajar penerima beasiswa lembaga itu, agar tidak terpancing akan situasi demonstrasi anarkis yang terjadi. 

Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka, menyampaikan kepada semua peserta beasiswa  kini berada di luar Papua untuk tidak ikut serta dan terpancing akan situasi demontrasi anarkis yang menimbulkan kondisi kamtibmas menjadi tidak aman. 

Baca juga: Pemkab Jayawijaya Kirim 15 Calon Mahasiswa Kedokteran ke Palopo

"Di kesempatan ini juga saya mau menyampaikan kepada adik-adik penerima beasiswa YPMAK, supaya tetap mengikuti proses pendidikan yang berlaku di kota studi masing-masing," ujarnya Leonardus saat diwawancarai di ruang kerjanya di Kantor YPMAK, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (4/9/2025). 

Leonardus mengajak pelajar yang dibiayai YPMAK, mengikuti semua arahan dari pimpinan-pimpinan tempat mereka mengikuti pendidikan.

Baca juga: Belanja Motor Honda Lebih Untung, Cek Promo Koteka Astra Motor Papua September Ini

“Mitra kita, juga adalah orangtua kalian. Supaya tidak terganggu seperti yang pernah terjadi sebelumnya," ucapnya.

Ia mengtakan kejadian serupa pernah terjadi dan beberapa anak penerima beasiswa, ikut dalam situasi tersebut, sehingga tidak bisa menyelesaikan pendidikan dan harus pulang kembali ke Timika.

Baca juga: Amnesty Internasional Desak Usut Kematian 10 Warga dan Bebaskan Aktivis HAM

"Dengan demikian pendidikan terputus lalu masa depan jadi tidak menentu arahnya," terangnya.

Anak-anak Amungme dan Kamoro yang saat ini berada di luar Papua, merupakan generasi penerus kabupaten itu sehingga mereka harus tetap focus mengenyam pendidikan.

Baca juga: Hari Ini 9 Dari 18 Distrik di Mimika Dilanda Hujan Ringan Hingga Sedang

"Kita berharap adik-adik ini tetap belajar dengan tekun dan pulang dengan hasil yang baik bagi keluarga, masyarakat dan berbangsa," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved