YPMAK
Warga Aindua Puji Program Kampung Sehat YPMAK yang Selalu Siaga 24 Jam
Dalam kunjungan ini, tim Monev Kesehatan YPMAK meninjau langsung pelayanan kesehatan yang dijalankan melalui program Kampung
Ringkasan Berita:
- Monitoring : Tim YPMAK meninjau Program Kampung Sehat di Aindua untuk memastikan kualitas layanan dan hubungan nakes dengan warga.
- Edukasi: Penilaian mencakup capaian medis serta sejauh mana masyarakat memahami pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
- Apresiasi Warga: Masyarakat merasa terbantu karena petugas medis sangat sigap melayani pasien darurat bahkan di tengah malam.
- Evaluasi: YPMAK menyerap masukan serta kendala lapangan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di masa depan.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro (YPMAK) melalui divisi kesehatan melakukan monitoring Program Kampung Sehat di Kampung Aindua, Distrik Mimika Barat Jauh, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesehatan YPMAK Riana Wadibar, bersama staf Monev Kesehatan Frans Wabiser dan Rulian Takayuta, serta staf Perencanaan Program Kesehatan Foeby Lakasa dan masyarakat setempat.
Dalam kunjungan ini, tim Monev Kesehatan YPMAK meninjau langsung pelayanan kesehatan yang dijalankan melalui program Kampung Sehat, sekaligus berdialog dengan warga terkait fasilitas dan pelayanan yang tersedia di kampung tersebut.
Baca juga: Ini Cara Unik Petugas Medis YPMAK Lindungi Warga Ararau Dari Malaria
Kepala Divisi Monev Kesehatan YPMAK, Riana Wadibar mengatakan mereka turun untuk memastikan apakah pelayanan yang diberikan benar-benar membantu masyarakat. “Serta melihat hubungan antara tenaga kesehatan dengan warga di kampung,” ujarnya.
Penilaian yang dilakukan saat kunjungan, tidak hanya mencakup pelayanan pengobatan, tetapi juga capaian program seperti jumlah pemeriksaan kesehatan, kegiatan edukasi, hingga tingkat pemahaman masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat.
Menurutnya, keberhasilan program Kampung Sehat juga diukur dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, bukan hanya pada aspek kuratif.
“Kami mendorong mitra agar lebih banyak melakukan edukasi tentang hidup bersih dan sehat, tidak hanya fokus pada pengobatan,” katanya.
Baca juga: 17 Tahun Jadi Guru Honorer, Enos Worumboy Berharap Bisa Diangkat Jadi ASN
Sementara itu, Ketua Bamuskam Aindua, Kornelus Tamarik menilai pelayanan Kampung Sehat di wilayah tersebut berjalan dengan baik. “Saya melihat pelayanannya baik, juga ada pemberian makanan tambahan,” ucapnya.
Hal senada disampaikan warga Kampung Aindua, Teresia Kamkaulah, yang mengaku terbantu dengan kehadiran program tersebut.
“Tim Kampung Sehat sangat membantu kami. Kalau ada warga sakit darurat, bahkan tengah malam pun tetap dilayani. Suster juga menjelaskan cara minum obat dengan baik,” terangnya.
Sementara itu, Staf Monev Kesehatan YPMAK, Frans Wabiser menambahkan, pihaknya hadir untuk menampung langsung masukan dari masyarakat terkait pelayanan Kampung Sehat.
Baca juga: Peringatan Hardiknas 2026 di Jayapura Digelar Meriah meski Tanpa Anggaran Khusus dari Pemda
“Kami datang untuk menanyakan bagaimana pelayanan tim Kampung Sehat serta kendala yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Program Kampung Sehat dirancang terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga diperlukan dukungan dan tanggapan aktif dari warga demi keberlangsungan program tersebut.(*)
| Ini Cara Unik Petugas Medis YPMAK Lindungi Warga Ararau Dari Malaria |
|
|---|
| YPMAK Bentuk Pokja 2026 di Kampung Akar Guna Perkuat Ekonomi Berbasis Kerja |
|
|---|
| YPMAK Pantau Keberlanjutan Program Kampung di Mapar |
|
|---|
| Warga Kapiraya Sepakat Pilih Kembali Pengurus Lama Pokja YPMAK untuk 2026 |
|
|---|
| YPMAK Pantau Keberhasilan Program Ekonomi Masyarakat Kampung Uta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/UDSI88876864.jpg)