Papua Barat Terkini
2 Perusahaan Kelapa Sawit di Papua Barat Raih Sertifikat RSOP
PT Permata Putera Mandiri (PPM) dan PT Putera Manunggal Perkasa (PMP) mendapatkan setifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Sementara itu, sertifikasi ISPO untuk PMP saat ini masih dalam proses untuk penyerahan sertifikasi hasil dari audit.
Geetha menyebutkan, dalam kegiatan operasional ANJ, pihaknya senantiasa mematuhi semua peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca juga: Covid-19 Mereda, Saga Mall Abepura Ramai Pengunjung di Akhir Pekan
“Komitmen kami terhadap keberlanjutan melampaui kepatuhan terhadap peraturan. Kami memiliki target untuk mensertifikasi semua program plasma dan kemitraan di bawah naungan perkebunan kami paling lambat pada akhir tahun 2025,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, pihaknya berkomitmen terhadap dimensi baru sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan, dengan memperluas jangkauan sertifikasi ke para petani mandiri yang memasok TBS ke perusahaan.
“ANJ mendorong dan memfasilitasi petani mandiri untuk juga dapat memperoleh sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan,” katanya.
Baca juga: Bersinah, Perempuan di Aceh Dirajam 100 Kali, Silingkuhannya Tak Mengakui
Dia menegaskan, kemitraan perusahaan dan petani menjadi salah satu jawaban untuk menekan deforestasi dan memastikan pengelolaan ramah lingkungan berstandar internasional petani kelapa sawit di Indonesia.
Sebagai perusahaan kelapa sawit, komitmen keberlanjutan ANJ juga berlaku bagi seluruh pemasok yang melibatkan sejumlah pihak eksternal. Sebagian besar di antaranya merupakan petani dan koperasi swadaya.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan kapasitas organisasi, ANJ mendukung pembentukan koperasi agar para petani mampu meningkatkan kapasitas manajemen dan keuangan.
Selain itu, ANJ memberikan pelatihan mengenai pengelolaan perkebunan terbaik yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, legalitas, ketenagakerjaan, kesehatan dan keselamatan kerja, serta aspek keberlanjutan lainnya.
Sebagai bagian dari misi perusahaan untuk mempromosikan praktik berkelanjutan dalam agribisnis, ANJ juga berinvestasi pada petani kecil untuk memastikan mereka dapat memenuhi persyaratan sertifikasi RSPO serta persyaratan ketertelusuran.
Sebagai contoh, hingga akhir Desember 2021, dua anak perusahaan ANJ, yakni PT Kayung Agro Lestari (KAL) dan PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) telah melakukan pembinaan kepada lebih dari 1.700 petani plasma dan kemitraan dengan luas lahan lebih dari 3.000 ha.
Selain itu, sampai dengan akhir 2021, tujuh mitra koperasi petani kelapa sawit Grup ANJ telah menjadi petani bersertifikat RSPO. (*)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Dua Anak Perusahaan ANJ di Papua Raih Sertifikasi RSPO