Sabtu, 11 April 2026

Info Pegunungan Bintang

Diberitakan 210 Mahasiwa Pegubin Kesulitan di Salatiga, Ini Respon Pemda!

“Bagaimana seorang akademisi mumpuni ini tidak bisa mengindahkan etika dan bahkan tidak memastikan dengan siapa mestinya beraudensi,” kesal Gerald.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menyayangkan pemberitaan sejumlah media terkait keluhan 210 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak Pemda. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menyayangkan pemberitaan sejumlah media terkait keluhan 210 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak Pemda.

“Kami minta kepada semua pihak agar tidak secara sewenang-wenang, berlebihan dan apalagi mempolitisasi keluhan 210 mahasiswa Pegunungan Bintang di UKSW,” kata Kepala BRIDA Pegubin Octoviaen Gerald Bidana dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/2/2023).

“Pihak yang sangat bertanggung jawab atas keberadaan mereka adalah Pemda Pegunungan Bintang. Siapapun wartawannya, harus dan wajib menghubungi Pemda sebelum mempublish berita apapun tentang program Pemda,” sambungnya.

Baca juga: 5 Tuntutan Mahasiswa Pegubin: Jika Ditolak, Warga Tutup Semua Kantor dan Sekolahan

Menurut Gerald, Pemda Pegubin sedang mengawal semua program secara bertanggung jawab dan selalu terbuka.

Untruk itu, tuduhan yang mengatakan telah terjadi pembiaran terhadap mahasiswa adalah satu tindakan pembodohan terhadap masyarakat dengan informasi yang tidak sesuai fakta, serta tidak mendidik dan  mencerdaskan masyarakat.

Sebab ini murni karena sistem keuangan negara dan daerah di awal tahun yang selalu terlambat dalam proses pencairan bantuan.

“Para wartawan yang memberitakan secara sepihak harus bertanggung jawab memperbaiki nama baik Pemda Pegunungan Bintang. Mengapa wartawan odiyaiwuu.com tidak menghubungi pihak Pemda Pegunungan Bintang sebelum terbitkan berita tersebut? Ini tidak ada perimbangan berita. Kami anggap ini sudah melanggar kode etik jurnalisme dan mencederai dunia pers Indonesia,” tegas Gerald.

Selain itu, tulis Gerald, pihaknya juga sangat kecewa terhadap Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Kealumnian UKSW yang melakukan audiens dengan mahasiswa Papua lain dan bukan dengan mahasiswa Pegunungan Bintang yang bernaung di bawah Organisasi Mahasiswa Aplim Apom (KOMAPO) Se-Jawa Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawei dan Ambon yang berpusat di Salatiga, Jawa Tengah.

Baca juga: Tercepat di Tanah Papua Proses PAW Wakil Bupati Pegubin, Bupati Spei: Selamat dan Proficiat!

Sebab, kata Gerald, dalam pertemuan dirinya mewakili Pemda Pegubin dengan pihak UKSW pada 15 Januari 2023, pihaknya bersama pimpinan UKSW, termasuk Wakil Rektor IV ini, sudah membahas bersama tentang keterlambatan pembiayaan bagi 210 mahasiswa dan pembaharuan MoU untuk kelanjutannya.

“Beliau perlu pahami baik atas tujuan dan sifat MoU antarinstitusi negara yang umumnya berniat baik. Artinya sudah tidak menjaga itikad baik pihak kerjasama dan juga menjaga marwah dan nama baik UKSW, perguruan tinggi swasta terbesar di Indonesia, di Jawa Tengah.”

“Bagaimana seorang akademisi mumpuni ini tidak bisa mengindahkan etika dan bahkan tidak memastikan dengan siapa mestinya beraudensi,” kesal Gerald.    

Ia mengatakan, sebanyak 210 mahasiswa di UKSW merupakan penerima Beasiswa Pemda Pegunungan Bintang Papua sebagai bentuk implementasi visi misi Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2025 yaitu “Pegunungan Bintang Cerdas, Mandiri Ekononi Berbasis Tata Ruang dan Budaya.”

Baca juga: SAH! Kris Bakweng Uropmabin Dilantik Sebagai Wakil Bupati Pegubin

Bentuk program visi manusia Pegunungan Bintang Cerdas sudah tentu pengembangan SDM menjadi perioritas utama.

Di tingkat daerah dilakukan pembenahan pendidikan dasar dengan menetapkan 7 sentra pendidikan sebagai leading sektor dengan menghadirkan pihak-pihak kompeten di bidang pendidikan.

Selain itu, kata Gerald, Pemda Pegubin di bawah kepemimpinan Bupati Spei Yan Bidana juga mendirikan Universitas Okmin Papua sebagai alur pengembangan SDM out put pendidikan dasar.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved