Rabu, 29 April 2026

Kesehatan

Benarkah Lari Bikin Kulit Kendur? Simak Cara Mengatasi Runner Face

Istilah runner face ini umumnya menggambarkan tampilan kulit wajah yang berubah warna dan memiliki keriput yang terlihat kasar, lelah, atau lebih tua.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
KOMPAS.COM
Ilustrasi olahraga lari 

TRIBUN-PAPUA.COM - Saat in lari menjadi satu dari sekian olahraga outdoor yang digemari.

Sayangnya, aktivitas luar ruangan memberikan dampak negatif bagi kulit kita.

Selain debu dan kotoran, sinar matahari yang terik juga bisa membuat kulit tampak lebih tua, kusam, kendur.

Penelitian mengatakan lari dapat meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan suasana hati, dan bahkan mengurangi risiko radang sendi dan masalah memori. 

Namun jika kamu baru-baru ini membaca berita-berita online, kamu mungkin mendengar bahwa lari juga dapat menyebabkan perubahan karakteristik pada kulit, yang sering digambarkan sebagai "wajah pelari" atau "runner face". 

Baca juga: BANGGA Dua Prajurit Yonif 754/ENK Mimika Sabet 2 Medali di Lari Maraton Jakarta dan Bandar Lampung

Apa itu wajah pelari?

“Istilah runner face ini umumnya menggambarkan tampilan kulit wajah yang berubah warna dan memiliki keriput yang terlihat kasar, lelah, atau lebih tua dari usia sebenarnya,” kata Samuel J. Lin, MD, FACS, profesor bedah di Harvard Medical School dan ahli bedah plastik di Boston.

Kebanyakan orang pertama kali mendengar istilah ini di TikTok.

Pada bulan Februari 2023, Gerald Imber, MD, seorang ahli bedah plastik dan pakar anti-penuaan, memposting video tentang konsep tersebut, mengatakan bahwa olahraga tertentu dapat mempercepat penurunan berat badan dan memunculkan kerutan, dan lari jarak jauh adalah salah satunya.

“Pernahkah kamu melihat pelari jarak jauh yang tidak memiliki wajah lebih tua,” tanyanya. "Itulah yang terjadi: Wajah akan tampak lebih tua dan tirus."

Meski begitu, dia menambahkan bahwa fenomena ini umumnya hanya terjadi pada pelari jarak jauh, sehingga akan "baik-baik saja" untuk berlari setiap hari atau beberapa kilometer beberapa kali seminggu.

Apa penyebab Runner Face? Berkembangnya "wajah pelari" kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa hal berbeda.

Berikut inilah yang menurut ahli bedah plastik memberikan kontribusi paling besar.

Lemak tubuh rendah

Studi menunjukkan bahwa pelari jarak jauh cenderung memiliki lemak tubuh lebih rendah dibandingkan orang yang tidak aktif, terutama mereka yang berusia 35 tahun ke atas.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved