Selasa, 19 Mei 2026

KKB Papua

Pembakaran Disertai Bunyi Tembakan di Intan Jaya, Kapolda Papua: Hari Ini Pergeseran Pasukan

Menurut Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI untuk membantu alat transportasi berupa helikopter.

Tayang:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Roy Ratumakin
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu, pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya diduga melakukan pembakaran terhadap SD Negeri Inpres Pogapa, Kabupaten Intan Jaya direspon Kapolda Papua.

Menurut Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI untuk membantu alat transportasi berupa helikopter.

Baca juga: BREAKING NEWS: KKB Kembali Berulah, Kali Ini Bakar Gedung SD Inpres Pogapa Intan Jaya

"Kami sudah melakukan rapat intens dengan Kaskogab untuk menyiapkan helikopter untuk penguatan keamanan," kata Kapolda Fakhiri kepada wartawan, Rabu (1/5/2024) malam.

Dikatakan, penguatan keamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan selanjutnya.

 

 

"Mudah-murahan helikopter yang kami butuhkan segera ada. Karena 2 helikopter milih Satgas Damai Cartenz sedang pemeliharaan, sehingga kami berharap ada bantuan dari TNI untuk penyediaan helikopter tersebut."

"Kalau sudah ada helikopter, besok (hari ini) sudah ada pergerakan pasukan keamanan ke Intan Jaya untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas di Kota Sugapa," sambung Kapolda Fakhiri.

Dikatakan, dirinya juga sudah memerintahkan Kapolres Intan Jaya untuk menjaga parameter dari lokasi pembakaran dan penembakan tersebut.

Baca juga: Kelompok Kriminal Bersenjata Bakar Gedung Sekolah Dasar di Intan Jaya, Proses Belajar Terhenti

Sayangkan Fasilitas Umum Dibakar KKB

Kapolda Fakhiri pun menyayangkan aksi yang dilakukan KKB dengan membakar fasilitas pendidikan di Intan Jaya.

"Sekolah, Puskesmas jangan dibakar. Kalau fasilitas ini dirusak atau dibakar, bagaimana masyarakat Papua mau pintar, sehat," tanya Kapolda Fakhiri.

Untuk itu, dirinya meminta kepada warga Papua yang ada di Intan Jaya untuk membantu pihak keamanan untuk mengusir KKB dari wilayah tersebut agar tidak melakukan kekerasan atau pembakaran fasilitas umum.

"Saya tidak mau berburuk sangka karena mungkin warga terintimidasi sehingga mereka membatu KKB dalam melakukan aksinya," tukasnya.

Baca juga: Tentara Organisasi Papua Merdeka Klaim Serang Pos Polisi dan Tewaskan Warga Sipil di Intan Jaya 

Kronologi Pembakaran Gedung Sekolah

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno mengatakan, pembakaran gedung SD Inpres Pogapa dilakukan oleh KKB wilayah Homeyo dan dalam aksi tersebut juga terdengar bunyi letusan senjata api laras panjang dari KKB tersebut.

“Dapat kami menyampaikan, Lokasi pembakaran bangunan SD Negeri Inpres Pogapa tidak jauh dari Mapolsek Homeyo, hanya berjarak kurang lebih 50 meter, sehingga saat ini aparat keamanan masih berjaga-jaga,” kata Bayu Suseno dalam keterangan tertulisnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved