Selasa, 5 Mei 2026

Pilkada Papua 2024

Mathius Awoitauw Diantar Masyarakat Adat Daftar Bacalon Gubernur Papua

Ini waktunya NasDem menunjukkan kapasitasnya diseluruh jajaran siap tampil di kontestasi pemilihan kepala daerah

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
DAFTAR - Bakal calon Gubernur Papua Mathius Awoitauw saat menuju kantor DPW Partai NasDem di Jalan Hawai Sentani Distrik Sentani Kabupaten Jayapura di dampingi Dewan Adat Suku (DAS) Wilayah Tabi Daniel Toto, Ondoafi Besar Kampung Yongsu Desoyo, Jan Jap Ormuseray, Ketua PD AMAN Jayapura Benhur Wally. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Mathius Awoitauw mengambil formulir sekaligus mendaftar sebagai bakal calon gubernur Provinsi Papua dari Partai NasDem. Partai NasDem hanya mengusung satu bakal calon yaitu kader partainya sendiri.

Baca juga: Yel-yel Mathius Awoitauw Gubernur Papua Menggema di Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar

"Ini waktunya NasDem menunjukkan kapasitasnya diseluruh jajaran siap tampil di kontestasi pemilihan kepala daerah," ujar mantan Bupati Jayapura dua periode itu di Kantor DPW Partai NasDem di Jalan Hawai, Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (7/5/2024).

Mathius Awoitauw diarak bersama masyarakat adat dan group suling tambur memeriahkan kedatangannya di kantor Partai NasDem.

Ia mengklaim keterwakilannya sebagai bacalon gubernur Papua adalah bersama masyarakat adat dari pesisir, Grime Nawa, dan Sentani.

Selain itu, Dewan Adat Suku (DAS) Wilayah Tabi Daniel Toto, Ondoafi Besar Kampung Yongsu Desoyo, Jan Jap Ormuseray, Ketua PD AMAN Jayapura Benhur Wally. 

Selain Partai NasDem, timnya telah mendaftar ke Partai PKB, Demokrat, PDIP, dan Gerindra. Mathius Awoitauw menjelaskan jika 9 kursi bisa mengusung bacalon Gubernur Papua maka Partai NasDem cukup satu partai saja.

Baca juga: Rumah Restorasi Hadir di Kampung Bambar, Mathius Awoitauw: Inisiatif Rakyat untuk Gerakan Perubahan

"Partai NasDem sekarang 7 kursi, kalau misalnya memutuskan tambah lagi membutuhkan koalisi. Karena daerah harus dibangun bersama oleh komponen masyarakat dan juga partai politik," ujarnya.

Mathius juga mengemukakan strateginya adalah konsisten dengan aspirasi masyarakat adat sesuai dengan tujuan dari kelanjutan Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II serta daerah pemekaran baru (DOB), bahwa anak dari masing-masing wilayah adat harus tampil kedepan.

Baca juga: 12 Tahun Berdiri Tegar, Mathius Awoitauw: NasDem Siap Serukan Semangat Restorasi di Papua

"Kalau Tabi Saireri ini aspirasi masyarakat dan amanat UU Otsus. Kita sudah berkarya di pemerintahan pengalaman ini akan memberi keyakinan untuk perubahan masyarakat di 8 kabupaten dan 1 kota, tidak seperti kemarin-kemarin terlalu luas, bervariasi, dan dinamika persoalan di masyarakat karena karakteristik budaya setempat di masing-masing wilayah berbeda-beda," katanya.

Tetapi kali ini dengan adanya DOB dan Papua Induk adalah Tabi Saireri  dari sisi pemerintahan dapat mengetahui kebutuhan dan tantangan yang diupayakan untuk membangun daerah semakin jelas dan mudah dibandingkan dengan 4 wilayah adat.

Baca juga: Refleksi 10 Tahun Kebangkitan Masyarakat Adat, Mathius Awoitauw: Kita Masih Ada

"Saya juga punya tim pakar untuk menyusun, akademisi, LSM, kita coba lihat pengalaman di Kabupaten Jayapura di elaborasi dengan visi misis dengan RPJM dengan beberapa program strategis nasional bukan sekedar hura-hura tetapi menjadi tantangan," ujarnya.

Karena itu, sosok bacalon wakil gubernur Papua harus punya kapasitas selain elektabilitas, timnya akan menilai wakil gubernur bisa dari Partai Demokrat, Gerindra, Golkar, PDIP.

Masih menurut Mathius Awoitauw, Partai NasDem terbuka untuk melihat hasil survei yang dianjurkan oleh semua partai politik untuk menunjukkan elektabilitas yang baik kemudian akan dilakukan diseleksi.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bacalon Gubernur Papua, Herline Beatrix Marike mengatakan Partai Nasdem membuka pendaftaran dan sesuai dengan petunjuk teknis sejak tanggal 1-7 Mei 2024.

Baca juga: Ini Sosok Pesaing Benhur Tomi Mano dan Mathius Awoitauw dalam Perebutan Kursi Gubernur Papua

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved