Minggu, 26 April 2026

Pilkada 2024

PILKADA PAPUA, Baru 1 Pasangan Calon yang Daftar ke Partai Politik, Ini Sosoknya

Tim relawan Aliansi Papua Maju dan Matahari mengusung pasangan calon Gubernur Papua Mathius D Fakhiri dan calon Wakil Gubernur Papua Benyamin Arisoi.

Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Kolase Tribun-Papua.com
Foto kolase empat sosok yang bakal maju di Pilgub Papua 2024 dari kiri ke kanan: Benhur Tomi Mano, Mathius Awoitauw, Mathius Fakhiri dan Paulus Waterpauw. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dari sejumlah tokoh Papua yang mengambil dan mengembalikan berkas ke partai politik tidak menyertakan pasangan calonnya.

Namun berbeda dengan tim relawan Aliansi Papua Maju (APM) dan Matahari.

Mereka saat mengambil dan mengembalikan berkas ke Parpol yang dituju, sudah menyertakan bakal pasangannya.

Baca juga: IRJEN FAKHIRI di Mata Ajudan Pribadi, Rendah Hati dan Tak Takut ke Medan Perang

Tim relawan Aliansi Papua Maju (APM) dan Matahari mengusung pasangan calon Gubernur Papua Mathius D Fakhiri dan calon Wakil Gubernur Papua Benyamin Arisoi.

Sekadar diketahui, di Pilkada, khususnya pemilihan Gubernur Papua, ada sejumlah nama tokoh politik yang tidak malu lagi untuk menunjukkan ke masyarakat bahwa dirinya layak dipilih pada pesta demokrasi 2024 mendatang.

 

 

Sejumlah tokoh tersebut yaitu Paulus Waterpauw, Benhur Tomi Mano, Mathius Awoitauw, Yunus Wonda, Yan Permenas Mandenas, dan Mathius D Fakhiri.

Dari sejumlah nama tersebut, baru Mathius D Fakhiri yang mendaftarkan diri ke Parpol dengan pasangannya.

Sedangkan calon yang lain masih mendaftarkan diri secara pribadi atau belum menentukan calon pendampingnya.

Sebelumnya, ada sebanyak enam nama tokoh disebut-sebut dalam bursa calon gubernur yang layak maju pada Pilkada Gubernur Papua pada November 2024.

Baca juga: Jejak DIGITAL Mathius D Fakhiri, Calon Gubernur Papua: Ada Nama Martha

Akademisi yang juga Sekretaris Eksekutif Koalisi Kampus Untuk Demokrasi, Elvira Rumkabu, dalam pandangannya, menyebut kriteria pemipin Papua yang layak bertarung memperebutkan kursi Gubernur Papua.

Pilgub nanti pun jadi catatan sejarah, sebab pertama kali digelar setelah tanah Papua dimekarkan jadi empat provinsi.

Elvira Rumkabu mengatakan, Pilkada Papua adalah momentum masyarakat untuk menentukan siapa sosok yang bakal mereka percaya mengabdi sebagai pemimpin hingga 2029.

Kriteria yang dia usulkan, adalah sosok yang peka terhadap kondisi masyarakat dari segala aspek, mulai dari sisi ekonomi hingga sosial.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved