ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pilkada 2024

Pilkada 2024: 6 Kabupaten di Papua Tengah Menggunakan Sistem Noken

Dalam sistem noken, warga akan bermusyawarah untuk menentukan pilihan bersama.

Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
ILUSTRASI - Ketua KPU Papua Tengah Jenifer Darling Tabuni mengatakan, ada sebanyak enam kabupaten di Papua Tengah bakal menggunakan sistem noken pada Pilkada 2024. Enam kabupaten itu yakni Puncak, Intan Jaya, Deyai, Dogiyai, Puncak dan Paniai. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Ketua KPU Papua Tengah Jenifer Darling Tabuni mengatakan, ada sebanyak enam kabupaten di Papua Tengah bakal menggunakan sistem noken pada Pilkada 2024.

Enam kabupaten itu yakni Puncak, Intan Jaya, Deyai, Dogiyai, Puncak dan Paniai.

Dalam sistem noken, warga akan bermusyawarah untuk menentukan pilihan bersama.

Baca juga: Ketua KPU: Kabupaten Nabire Tidak Menggunakan Sistem Noken pada Pilkada 2024

Kemudian, penyaluran hak suara dipercayakan kepada ketua adat atau ketua kampung.

"Ada delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah dengan enam kabupaten yang menggunakan sistem noken yakni Puncak, Intan Jaya, Deyai, Dogiyai, Puncak dan Paniai," kata Ketua KPU Papua Tengah Jenifer Darling Tabuni di Timika, Senin (1/7/2024).

 

 

Jenifer mengatakan, sistem noken merupakan bagian dari kearifan lokal yang diakui oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan Peraturan KPU (PKPU).

"Sistem noken ini termasuk dalam kearifan lokal sehingga diakomodasi dan difasilitasi dalam putusan MK dan PKPU," ujarnya.

Selain sistem noken, kata Jenifer, PKPU juga mengakomodasi mengenai otonomi khusus untuk Tanah Papua terkait gubernur serta wakil gubernur harus Orang Asli Papua (OAP).

Baca juga: Mengapa SISTEM NOKEN Perlu Ditinjau?

Saat ini, tahapan Pilkada 2024 di Papua Tengah sudah berlangsung. Tahapan kali ini yakni pencocokan dan penelitian (coklit) dan bimbingan teknis serta sosialisasi di tingkat Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Semua tahapan berjalan sesuai penjadwalan yang ada mulai dari bimbingan teknis, coklit hingga peluncuran tahapan pilkada, kami berharap situasi kondusif hingga pilkada selesai dilaksanakan," katanya. Situasi keamanan di provinsi baru itu dipastikan terkendali.

"Informasi dari pihak keamanan bahwa semua kita aman terkendali, jika 27 November 2024 ada pergerakan maka Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan ditarik ke TPS terdekat," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved