ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Debat Publik

Debat Publik Kedua, Ini Solusi ALGITO dan TEPAD Kurangi Angka Pengangguran di Kabupaten Jayapura

Pasangan ini tampil menggunakan peci hitam, kemeja putih, dan selempang merah bertuliskan ALGITO.

Tribun-Papua.com/ Putri
Paslon nomor urut 5 Alpius Toam dan Giri Wijayantoro di debat kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura yang di gelar KPU Kabupaten Jayapura di aula Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Abepura, Kota Jayapura 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Peningkatan operasional pelabuhan peti kemas di Distrik Depapre dan sektor perkebunan akan menyerap tenaga kerja untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Jayapura.

Demikian solusi yang ditawarkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 5 Alpius Toam dan Giri Wijayantoro menjawab pertanyaan Paslon nomor 1 Ted Mokay dan Pardi dalam segmen keempat debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura di aula Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Abepura, Kota Jayapura, Senin (18/11/2024).

“Pelabuhan peti kemas akan serap tenaga kerja. Lahan kopi serap tenaga kerja,” ujar Alpius di dampingi Giri Wijayantoro.

Baca juga: Lempar Pertanyaan Soal Transmigrasi, Alpius Toam Nilai Jhon Manangsang Beri Jawaban Sangsi

Pasangan ini tampil menggunakan peci hitam, kemeja putih, dan selempang merah bertuliskan ALGITO.

Menurut paslon, setiap kampung dapat menggarap lahan tidur untuk meningkatkan produktivitas komoditas unggul yang bisa di jual di dalam daerah hingga ke luar Papua.

Sementara itu mantan Kepala Dinas Pendidikan Ted Mokay memaparkan, akan mendirikan Universitas Masyarakat untuk mengurangi angka putus sekolah dan pengangguran.

Baca juga: Tiga Hari Lagi Masa Tenang, KPU Silahkan Paslon Kampanye Terbuka

Ted berpasangan dengan Pardi atau disebut juga TEPAD di usung dua partai yakni Partai Ummat dan PKN. Mereka mengusung visi 'Terwujudnya Kabupaten Jayapura yang Maju dan Sejahtera'.

“Universitas Masyarakat yang akan di kelola sehingga mereka (mahasiswa) punya skill sehingga nanti bisa serap lapangan kerja, ini yang akan dilakukan lima tahun kedepan,” ujar Ted. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved