Rabu, 27 Mei 2026

YPMAK

Kisah Modestus Anak Kamoro Raih Beasiswa YPMAK Hingga Bermimpi ke Jepang

Anak asli Kamoro asal Kampung Akar ini harus melewati berbagai tantangan sejak kecil sebelum akhirnya memperoleh kesempatan

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa
PENDIDIKAN ANAK MIMIKA - Modestus Arpikini, mahasiswa Program Studi Agribisnis Perikanan yang menempuh pendidikan melalui program beasiswa YPMAK. (Feronike Rumere). 

“Saya pikir abang saya sudah kuliah di Jogja dan adik saya juga sekolah. Saya mau kembali ke kampung cari kerja bantu orangtua,” ujarnya.

Namun jalan hidup berkata lain. Namanya kemudian diajukan oleh suster pembina kepada YPMAK untuk mengikuti program beasiswa pendidikan.

Baca juga: Salat Iduladha di Manokwari Bakal Digelar hingga Dalam Lapas

“Karena kehendak Tuhan akhirnya saya diterima kuliah,” katanya.

Kesempatan pertama kali bepergian jauh dari Papua menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi Modestus. Ia mengaku bingung sekaligus sedih saat harus meninggalkan orangtua dan kampung halaman.

“Saya pertama kali naik pesawat itu bingung dan sedih karena harus tinggal orangtua,” ungkapnya.

Kini Modestus menjalani pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, di Jalan Raya Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur  dengan sistem sekolah kedinasan dan tinggal bersama mahasiswa lainnya di asrama kampus.

“Sampai di sana saya belum tahu kampus apa, tapi saya ikut saja. Kami tinggal di asrama kampus,” katanya.

Baca juga: Pastor John Bunay Sebut Film ‘Pesta Babi’ Buka Aib Papua: Gereja Dukung Masyarakat Adat Tolak PSN

Meskipun baru satu tahun menempuh pendidikan, taruna tingkat satu tersebut berhasil meraih Medali Emas Juara 1 Olimpiade PPKN Tingkat Nasional.

Walaupun kini dirinya jauh dari keluarga, Modestus tetap berusaha menyesuaikan diri dan fokus mengejar masa depan.

Saat ini ia tengah serius mempelajari bahasa Jepang dengan harapan dapat melanjutkan pendidikan maupun memperoleh kesempatan belajar ke Jepang.

“Sekarang saya fokus belajar bahasa Jepang untuk lanjut ke Jepang,” tuturnya.

Ia pun berterimakasih kepada YPMAK yang telah memberikan kesempatan kepadanya. Dia bertekad untuk membanggakan YPMAK dan Papua. 

Baca juga: Kisah Sadio Mane Menginspirasi Anak Muda Papua, Disebut Punya Kemiripan dengan Boaz Solossa

"Saya berterima kasih kepada YPMAK yang telah membiayai kami di sini, untuk teman-teman di Timika kita harus mampu dan meraih mimpi, jangan pernah takut, "ucapnya. 

Bagi Modestus, pendidikan menjadi jalan untuk mengubah masa depan dan membuktikan bahwa anak-anak asli Kamoro juga mampu bersaing serta meraih mimpi di luar Papua.(*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved