Senin, 15 Juni 2026

Feature

Darah Atlet Turun Dari Ayah Hingga Raih Puluhan Medali

Darah atletnya mengalir dari sang ayah sejak masih duduk dibangku Sekolah Dasar Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua

Tayang:
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Atlet Senior Musa Mandan Karubaba 

Setelah SD, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kasonaweja, Mamberamo Raya.

Dari pertandingan ke pertandingan, Musa nyaris menghabiskan separuh hidupnya di Pulau Jawa untuk fokus latihan.

Lantaran sibuk berlatih, mengikuti beragam pesta olahraga akhirnya Musa tak melanjutkan studi ke tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca juga: Polisi Dapat Petunjuk Kuat Siapa Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Kata Kapolres

Meski demikian, dia berupaya mendapatkan ijazah SMA melalui ujian paket. Sempat mendaftar ke Universitas Cenderawasih tepatnya di Fakultas Ilmu Keolahragaan.

Tapi, tak lulus, bukan nilai rendah, belum ada jurusan untuk difabel, hanya mereka yang normal, akhirnya Musa memilih tak kuliah.

PON dan Peparnas
Musa mengumpulkan puluhan medali tetapi sama sekali tak dihitung dalam dua iven olahraga yang bakal berlangsung di Papua yakni PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2021.

Baca juga: Jejeran Baliho PON XX dan Peparnas XVI Dinilai Seperti Pesta Politik

Panitia PON sama sekali tak melirik bahkan memanggilnya untuk memberikan masukan kepada atlet renang yang sementara sedang berlatih.

Menurut Musa, kini atlet renang PON masih ketinggalan jauh, baik difabel maupun normal. Venue-venue masih ketinggalan jauh sehingga atletnya tak fokus.

Selanjutnya Perparnas, tak melibatkan dia, tak ada atlet difabel kebanyakan atlet normal. Difabel yang terlibat pun tak paham.

Baca juga: KKB Faktor Utama Papua jadi Daerah Merah

Musa mengaku membawa diri ke panitia Perparnas, tetapi hingga kini pengurus tak memanggilnya, banyak berdalih dan memberikan alasan terkait administrasi.

Penghargaan
Dia banyak mengharumkan nama Papua didunia olahraga baik tingkat nasional maupun Internasional tetapi tak ada penghargaan dan pembiayaan dari pemerintah daerah setempat.

Sebagian medali yang diraih oleh Musa Mandan Karubaba
Sebagian medali yang diraih oleh Musa Mandan Karubaba (Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari)

Sikap apatis pemerintah daerah asalnya tak membuat Musa patah arang, ia tetap bertekad terus berjuang didunia olahraga memberikan yang terbaik untuk tanah kelahirannya.

Hanya Negara atau pemerintah pusat yang memberikan penghargaan dan biaya selama mengikuti setiap pertandingan.

Baca juga: Polda Kembali Berlakukan Penerapan Ganjil Genap Tahap II Minggu Depan

Pemerintah pusat pernah menobatkan dia sebagai atlet terbaik. Pada 2012 Musa dikasih bonus tiket gratis dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk dua orang, jalan-jalan keliling Indonesia selama satu tahun.

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah memanggilnya ke Istana Negara untuk silahturahmi pada 2011.

Di 2016 pemerintah pusat memberikan penghargaan atlet terbaik asal Papua, tak ada bonus lainnya.

Musa juga pernah menemui Presiden Joko Widodo pada 2020. Sempat tanya jawab langsung dengan Jokowi.

Baca juga: Atap Margo City Mall Ambruk, Pegawai dan Pengunjung Panik dan Berhamburan Keluar Gedung

Lelaki bibir merah karena makan pinang itu meminta kepada Jokowi memberikan bonus pekerjaan sebagai seorang pegawai negeri sipil.

Tetapi hingga kini, namanya tak ada dalam daftar lulus Calon Pegawai Negeri (CPNS) yang sudah diberikan Surat Keputusan (SK) sebagai PNS.

"Jadi ada baiknya, tapi juga jadi atlet itu ada sakitnya, parahnya lagi dilupakan dari dunia olahraga,"ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
VS
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved