Kamis, 9 April 2026

YPMAK

Monev Pendidikan YPMAK: Manfaatkan Kesempatan dan Patuhi Aturan

Dalam kegiatan itu, tim monev memberikan arahan, motivasi serta menegaskan beberapa aturan yang harus diikuti oleh peserta beasiswa. 

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Istimewa
Tim Monev YPMAK saat bertatap muka dengan perseta beasiswa, Rabu (17/1/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Setelah bertemu dengan mitra dan mendengar perkembangan peserta beasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus Jakarta, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) bertatap muka dengan peserta beasiswa.

Dalam kegiatan itu, tim monev memberikan arahan, motivasi serta menegaskan beberapa aturan yang harus diikuti oleh peserta beasiswa. 

Selain itu juga mendengarkan masukan maupun keluhan dari para peserta beasiswa.

Baca juga: Pantau Perkembangan Akademik, YPMAK Monitoring Peserta Beasiswa di Sejumlah Kampus Pulau Jawa

Kekurangan yang menjadi keluhan akan menjadi perhatian dan perbaikan dikemudian hari.

Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro mengatakan bahwa, setiap peserta beasiswa wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam pedoman beasiswa.

“Ada aturan yang wajib ditaati dalam pedoman beasiswa oleh semua peserta beasiswa. YPMAK menjalin kerjasama dengan STIK Sint Carolus sebagai penjamin biaya pendidikan dan biaya hidup peserta,” kata Nur Ihfa. 

Nur Ihfa menambahkan, semua aturan yang diterapkan di lingkungan akademik dan lingkungan asrama adalah aturan mitra yang harus diikuti oleh peserta.

“YPMAK tidak mengintervensi aturan yang ada di mitra dan YPMAK tidak dapat membeli hasil atau nilai, jadi kami berharap peserta beasiswa belajar yang sunguh-sunguh dan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, tim monitoring juga menekankan terkait attitude, jika kita berperilaku baik maka akan lebih dihargai oleh orang lain.

Nur Ihfa mengingatkan kepada para peserta bahwa, ini adalah kesempatan dan peluang emas, karena tidak semua saudara-saudara yang lain memiliki kesempatan yang sama. 

YPMAK memiliki kuota beasiswa jadi jika sudah menjadi peserta beasiswa maka manfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Sampai dua semester jika ada informasi mengenai perilaku atau attitude yang tidak baik, perkembangan studi yang tidak bagus maka bisa saja akan dihentikan pemberian beasiswa.
Jadi peserta beasiswa itu tidak mudah," jelasnya.

Baca juga: YPMAK Bakal Serahkan Aset Pendidikan ke Keuskupan Timika

Nur Ihfa mengingatkan dan berharap peserta beasiswa memanfaatkan kesempatan dengan baik," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Program YPMAK, Billy Korwa mengatakan masih banyak anak-anak yang juga ingin menjadi peserta beasiswa. 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved