PENDIDIKAN DI PAPUA
Ratusan Guru Penggerak dari 4 Daerah Ikut Seminar Internasional, Ini yang Dibahas
Seminar internasional itu menghadirkan narasumber dari University of Sydney Australia yakni Prof David Evans.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Balai Guru Penggerak Provinsi (BGP) Papua terus melakukan inovasi guna meningkatkan kapasitas tutor dan guru agar membagi ilmu kepada anak-anak di Tanah Papua.
Diketahui, BGP Papua telah menggelar seminar internasional "insclusive Teaching Suporting All Students in the Classrom dengan dihadiri ratusan guru dari 4 kabupaten/kota.
Seminar internasional itu menghadirkan narasumber dari University of Sydney Australia yakni Prof David Evans.
Ketua Panitia Seminar Internasional, Joko Yohanis menyampaikan, kegiatan tersebut telah sukses dilaksanakan pada Senin (22/7/2024) di Sentani Kabupaten Jayapura.
Baca juga: Meriahkan Hari Anak Nasional, BGP Papua Gelar Seminar Internasional
Dia mengatakan,momentum itu dilakukan satu hari saja untuk menyambut perayaan Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2024.
"Kami mengundang Narasumber baik dari Australia maupun Kementerian terkait," kata Joko Yohanis saat ditemui awak media di Jayapura, Rabu (24/7/2024).
Yohanis menjelaskan,untuk peserta yang diundang dari berbagai daerah.
Namun,pihaknya lebih fokus ke 4 daerah yaitu dari Kota Jayapura,Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Sarmi.
"Selain itu ada peserta yang diundang dari luar yakni Kepala Balai Guru Penggerak dan BGP Seluruh Indonesia jug hadir dalam seminar ini," ujarnya.
Menurutnya,selaku panitia pihaknya juga libatkan guru penggerak dan juga duta teknologi.
"Kami dilibatkan oleh Balai Guru Penggerak Papua untuk menjadi Panitia untuk sukseskan seminar internasional tersebut," katanya.
Ia berharap,melalui kegiatan ini guru penggerak mampu bertugas untuk bagaimana mengelola kegiatan.
"Sementara duta teknologi bagaimana melakukan streeming dan pengelolaan digital lainya. Sehingga kegiatan bisa ini berjalan dengan baik," tambah dia.
Baca juga: 4 Hal Penting Ini yang Dibahas BGP Papua Saat Gelar Pertemuan dengan 29 Kabupaten/Kota
Sebelumnya, narasumber yakni Prof David Evans dari University of Sydney Australia menilai,untuk pendidikan inklusif memang menekankan poin penting untuk semuanya.
"Siapapun siswanya, apapun latarbelakangnya semua mendapatkan partisipasi yang sama dan mereka dapat kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhanya," katanya.
Dia berharap, semoga guru yang ikuti sosialisssi ini dapat menerapkan dan mengaplikasikan.
"Apa yang disampaikan oleh saya dan guru-guru bisa meningkatkan lagi pendidikan inklusif itu dan lebih mengaungkan dan menyuarakan betapa pentingnya pendidikan inklusif," tandasnya. (*)
TribunPapua.com
Balai Guru Penggerak (BGP)
Provinsi Papua
David Evans
University of Sydney Australia
Joko Yohanis
Hari Anak Nasional
| Mahasiswa UMY Hadirkan Tiga Model Sekolah Alternatif di Biak Numfor Papua |
|
|---|
| Tingkatkan Budaya Literasi, Satgas Yonif 512/QY Bantu Mengajar di SD Inpres Towe Hitam |
|
|---|
| UMP Gelar Workshop Pengembangan dan Penguatan Sentra KI Tahun 2024, Ini Tujuannya |
|
|---|
| Begini Kata Rektor Universitas Muhammadiyah Papua Saat PKKMB |
|
|---|
| 215 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB Universitas Muhammadiyah Papua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/24072024-balau-guru.jpg)