Kamis, 23 April 2026

Pilkada Sarmi 2024

KPU Sarmi Gelar Bimtek Pembentukan KPPS kepada PPS di Tiga Distrik

Kegiatan tersebut dibuka Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih Parmas dan SDM) Syahril Rahman.

Penulis: Anderson Esris | Editor: Lidya Salmah
istimewa
KPU Sarmi gelar bimbingan teknis sesi pertama pembentukan KPPS se- Distrik Sarmi Kota, Apawer Hulu dan Distrik Tor Atas. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sarmi menggelar Bimbingan Teknis Pembentukan KPPS Kepda PPS se -Distrik Sarmi Kota, Distrik Apawer Hulu, dan Distrik Tor Atas untuk Pilkada 2024 pada sesi pertamadi Aula Hotel Rivior Sarmi, Papua, Senin (16/9/2024).

Kegiatan tersebut dibuka Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih Parmas dan SDM) Syahril Rahman.

Baca juga: Ribuan Umat Muslim Sarmi Hadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H

Syahril mengatakan, terkait dengan hal-hal teknis tentang perekrutan anggota KPPS dan kemudian kerja-kerja KPPS, tidak jauh berbeda dengan Pemilu 2024 lalu. 

"Hanya yang membedakan  mungkin ada pengurangan TPS tapi itu di distrik tertentu saja yang jumlahnya pemilih di dalam satu TPS Menurut ketentuan harus di atas dari 600 jumlah DPT. Jadi kemungkinan nanti di distrik Sarmi ada penambahan dan juga di distrik lain ada pengurangan untuk penggabungan TPS,"katanya.

Kemudian  terkait dengan aturan-aturan keanggotaan atau perekrutan KPPS,  itu perlu diperhatikan dan yang paling utama di dalam perekrutan harus benar benar anggota KPPS yang bertanggung jawab dan minimal punya pendidikan SMA sederajat,

"Dalam perekrutan anggota KPPS Jangan  karena kepentingan tertentu sehingga perekrutan anggota KPPS diangkat melalui titipan orang tertentu, hal ini tolong ketua PPD diperhatikan,"terangnya. 

Baca juga: KPU Sarmi Buka Tanggapan Masyarakat Terhadap Paslon Bupati dan Wabub di Pilkada 2024

Dari catatannya, kata Syahril, segala sesuatu yang dilakukan ada dampak hukumnya.

"Kemudian kita kerja juga senantiasa dipantau dan diawasi oleh Bawaslu sampai pada tingkat kampung. Maka itu saya berharap ada kerja sama dan melakukan koordinasi dengan PPD KPPS dan juga Panwas di lapangan, sehingga proses pemilihan nanti di lapangan dapat berjalan dengan baik,"pintanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved